Boyolali, Tribuncakranews.com // Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menghadirkan kabar menggembirakan dari dapur pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggis, Mojosongo, Boyolali. Pada Kamis (12/03/2026), tim SPPG dengan penuh semangat menyiapkan menu bergizi yang tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi bagi para penerima manfaat.
Sejak pagi hari, aktivitas di dapur SPPG Manggis sudah terlihat sibuk. Para petugas bekerja secara terkoordinasi, memastikan setiap proses mulai dari pemilihan bahan, pengolahan hingga penyajian dilakukan dengan standar kebersihan dan kualitas yang tinggi. Bahan-bahan segar dipilih secara selektif untuk menjamin kandungan gizi yang optimal bagi anak-anak sekolah maupun masyarakat penerima manfaat program MBG.
Menu yang disajikan hari ini terdiri dari roti pizza, susu Ultra, dua tahu bakso, dan kurma untuk porsi besar, sedangkan porsi kecil terdiri dari roti pizza, dua tahu bakso, serta kurma. Menu tersebut menjadi bukti komitmen SPPG Manggis dalam menghadirkan hidangan yang seimbang antara karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Setiap porsi dirancang tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga mendukung tumbuh kembang generasi muda agar lebih sehat, kuat, dan berprestasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala dapur SPPG Manggis, Anas Farid Attaya, S.AB, bersama Ahli Gizi Cristal, S.Gz, serta Akuntan Khaza, S.Ak, selaku tim penanggung jawab, menyampaikan bahwa kehadiran SPPG Manggis Mojosongo menjadi bagian penting dalam keberhasilan implementasi program MBG di wilayah Boyolali.
“Dengan semangat gotong royong dan dedikasi seluruh tim, dapur ini terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Lebih dari sekadar menyediakan makanan, SPPG Manggis menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa melalui menu bergizi setiap hari,” ujar Anas.
Di lokasi yang sama, awak media juga berkesempatan bertemu dengan mitra sekaligus pemilik SPPG, Kukuh Pramono, yang juga dikenal sebagai pengusaha catering di wilayah Ngaliyan, Semarang. Ia berharap keberadaan SPPG Manggis Mojosongo Boyolali dapat membuktikan bahwa dari dapur yang sederhana dapat lahir kontribusi besar dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul.
“Harapannya, dapur SPPG ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkas Kukuh.
(Red/Jatmiko)













