3.500 Gen Z Deklarasikan Sabuk Kamtibmas Saat Pembukaan Turnamen, Kapolda Jateng Cup 2026; Jadi Ruang Pembinaan Generasi Digital

- Kontributor

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng-Karanganyar, Tribuncakranews.com | Polda Jawa Tengah memanfaatkan kemeriahan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda. Di tengah antusiasme ribuan peserta dan pengunjung yang memadati De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (20/6/2026), sebanyak 3.500 pegiat esports Generasi Z dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah mendeklarasikan komitmen menjaga sportivitas, menolak pengaruh negatif di ruang digital, serta siap menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Deklarasi Sabuk Kamtibmas Pegiat E-Sport Gen Z Masyarakat Jawa Tengah tersebut digelar sebelum pembukaan resmi turnamen dan menjadi bagian dari langkah preemtif dan preventif Polda Jateng dalam membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat kemitraan dengan generasi muda di era digital.

Deklarasi tersebut dipimpin oleh dua figur yang dekat dengan komunitas esports, yakni pro player EVOS Street dan EVOS Saykots. Kehadiran keduanya membuat pesan-pesan kamtibmas dalam deklarasi tersebut jadi lebih dekat dengan dunia generasi muda yang memenuhi kawasan De Tjolomadoe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Deklarasi Sabuk Kamtibmas Pegiat E-Sport Gen Z Masyarakat Jawa Tengah, para pegiat esports menyatakan lima komitmen bersama, yakni:

1. Siap menjaga keamanan, ketertiban dan sportivitas selama pelaksanaan Kapolda Jateng Cup E-Sport Competition Tahun 2026.

2. Siap menjadikan esports sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, prestasi, kreativitas, persaudaraan dan semangat kompetisi yang sehat.

3. Menolak segala bentuk provokasi, perundungan, ujaran kebencian, judi online, narkoba serta perilaku negatif baik di dunia nyata maupun ruang digital.

4. Siap menjadi pelopor Generasi Z yang bijak, santun dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial serta ikut menjaga kondusivitas kamtibmas di Jawa Tengah.

5. Siap mendukung Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, dalam mewujudkan ruang digital yang aman, generasi muda yang berprestasi, serta Jawa Tengah yang aman, damai dan kondusif.

Baca Juga:  Berawal dari Laporan 110, Polisi Gerebek Dugaan Sabung Ayam di Bae Kudus

 

Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah mengatakan, Deklarasi Sabuk Kamtibmas merupakan upaya membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

“Melalui Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini, kami ingin mengajak para pegiat esports Generasi Z menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital. Anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari solusi dengan menebarkan semangat damai, sportivitas, serta penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol Siti Rondhijah.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai “sensor pertama” dalam mencegah berbagai pengaruh negatif seperti hoaks, ujaran kebencian, konflik sosial, hingga judi online yang marak berkembang di era digital.

“Kami ingin mengubah mindset bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya urusan orang dewasa atau aparat kepolisian. Generasi Z juga memiliki tanggung jawab yang sama. Melalui hobi dan komunitas yang mereka cintai, energi positif anak muda dapat diarahkan untuk hal-hal yang produktif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menilai Deklarasi Sabuk Kamtibmas menjadi bukti bahwa esports tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembinaan karakter dan penyampaian pesan-pesan positif kepada generasi muda.

“Kapolda Jateng Cup 2026 kami rancang bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pemberdayaan generasi muda. Melalui Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini, kami ingin menunjukkan bahwa komunitas esports memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keamanan, sportivitas, serta terciptanya ruang digital yang sehat dan aman. Inilah wajah generasi muda Jawa Tengah yang kreatif, berprestasi, dan bertanggung jawab,” pungkas Kombes Pol Artanto.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Bid Humas Polda Jateng

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 Atlet dari Berbagai Daerah Ramaikan Kendal Downhill 2026, Kendal Dilirik Jadi Tuan Rumah Asian Series 2027
Polisi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kudus, Delapan Orang Diamankan
KETUA UMUM DPP PROJAMIN & BIN PROJAMIN Bpk. Drs.A.I.M NABABAN, MM TEGASKAN DUKUNGAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO DAN KAPOLRI
Atasi Persoalan Sampah dari Rumah, PDI Perjuangan Bangun Teba Modern di Jatipurwo Kendal
Bocah 8 Tahun di Sumobito Dicekoki Arak Sampai Pingsan, Keluarga Pelaku Malah Ngejek: Dasar Miskin, Gak Usah Sok Lapor Polisi!
Diikuti 63 Peserta, Ini Pemenang Ujian Dua Pamong Kalurahan Bejiharjo
Kapolresta Banyumas Jalin Silaturahmi Dengan Akademisi Perkuat Sinergi Melalui Program Polisi Bersama Masyarakat
DIDUGA MOBIL PENGANGSUR SOLAR BEROPERASI DI SPBU GRABAGAN GROBOGAN, SOPIR SEBUT SOSOK BOS BERNAMA JENGGOT DAN KOORDINATOR LAPANGAN MAS DAVID
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:08 WIB

160 Atlet dari Berbagai Daerah Ramaikan Kendal Downhill 2026, Kendal Dilirik Jadi Tuan Rumah Asian Series 2027

Minggu, 8 November 2026 - 19:52 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kudus, Delapan Orang Diamankan

Minggu, 8 November 2026 - 19:41 WIB

KETUA UMUM DPP PROJAMIN & BIN PROJAMIN Bpk. Drs.A.I.M NABABAN, MM TEGASKAN DUKUNGAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO DAN KAPOLRI

Minggu, 8 November 2026 - 17:32 WIB

Atasi Persoalan Sampah dari Rumah, PDI Perjuangan Bangun Teba Modern di Jatipurwo Kendal

Minggu, 8 November 2026 - 17:29 WIB

Bocah 8 Tahun di Sumobito Dicekoki Arak Sampai Pingsan, Keluarga Pelaku Malah Ngejek: Dasar Miskin, Gak Usah Sok Lapor Polisi!

Berita Terbaru