Adu banteng saat balap liar, remaja warga Bawen harus kehilangan kakinya.

- Kontributor

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Semarang_Polda Jateng, Tribuncakranews.com 

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di jalan desa dari arah Tlompakan menuju Ngajaran, tepatnya di dekat PLTA Jelog, Kelurahan Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa 30 Juni 2026 sore.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan diterima oleh petugas Satlantas Polres Semarang pada pukul 18.06 WIB. Kecelakaan melibatkan dua unit sepeda motor Yamaha F1ZR, masing-masing Yamaha F1ZR nomor polisi H-5038-NK dan Yamaha F1ZR tanpa nomor polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw, S.Tr.K., S.I.K., M.M., sesaat setelah upacara Hari Bhayangkara ke 80 Rabu 1 Juli 2026, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, kedua kendaraan diduga sedang melakukan “setting” atau uji kecepatan di jalan desa tersebut.

“Dari hasil penyelidikan awal, kedua pengendara diduga sedang melakukan setting motor dari arah berlawanan. Salah satu kendaraan diduga melewati as jalan dan karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Raymond.

Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, kedua pengendara mengalami luka-luka. Pengendara Yamaha F1ZR nomor polisi H-5038-NK, AG (17 Th) warga Kandangan Kec. Bawen, mengalami luka lecet pada kedua kaki dan luka pada bagian mulut. Sementara pengendara Yamaha F1ZR tanpa nomor polisi, DK (19 Th) yang juga warga Kandangan Kec. Bawen, mengalami luka berat putus pada kaki sebelah kiri.tegasnya.

Baca Juga:  Rektor UMK Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis dan dievakuasi ke rumah sakit, masing-masing di Attin Hospital dan RS Ken Saras. Satlantas Polres Semarang saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan.

AKP Raymond juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama dalam penggunaan kendaraan bermotor.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar tidak memberikan kebebasan kepada anak yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor. Selain melanggar aturan, kegiatan seperti balap liar maupun setting motor sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Satlantas Polres Semarang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah aksi balap liar dan penggunaan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Semarang.

Jk_Zed.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Layanan Lebih Mudah dan Transparan: BRI Life dan BPJS Kesehatan Hadirkan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:59 WIB

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Berita Terbaru

Berita

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:59 WIB