DUGAAN ABAIKAN ATURAN BPH MIGAS, SPBU CILEGON NEKAD LAYANI PENGISIAN BBM KE JERIGEN

- Kontributor

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Senin, 13/07/2026, 18.10 WIB. Di tengah ketatnya pengawasan penyaluran BBM subsidi, dugaan pelanggaran justru terjadi di SPBU No. 34.424.12, Jl. Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Banten. Tim Investigasi tribuncakranews.com wilayah Banten menemukan praktik pengisian BBM ke dalam jerigen yang dibenarkan oleh pengelola.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat Di sela antrean tersebut, petugas SPBU terlihat tetap melayani pengisian BBM menggunakan jerigen. Saat awak media melakukan dokumentasi, seorang petugas mendatangi dan mempertanyakan aktivitas tersebut.“Ada apa Pak, kenapa ambil video? Itu Pertamax bukan Pertalite,”ucapnya.

Awak media lalu menemui Fahyumi yang mengaku sebagai pengawas SPBU No. 34.424.12. Kepada tim media, FY menyatakan tidak ada larangan pengisian BBM menggunakan jerigen. Saat ditanya apakah ada izinnya penjualan di SPBU melayani pengisian menggunakan jerigen,! Fy menjawab ada. Namun ketika diminta menunjukkan bukti dokumen, FY mengaku dokumen tersebut berada di pihak manajemen.Awak media menjelaskan jika aturan BPH migas di larang keras Melayani pengisian BBM menggunakan jerigen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, dalam aturan BPH Migas poin 5 secara tegas melarang pengisian BBM ke dalam jerigen atau tangki modifikasi tanpa surat rekomendasi yang sah. Praktik ini juga rawan memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan.

FY justru membantah adanya pelanggaran. Ia menyebut kegiatan tersebut sudah menjadi hal biasa di SPBU No. 34.424.12. “Jika kita tidak melayani pengisian melalui jerigen, bagaimana penjual eceran di jalan bisa jualan Pak,” ujarnya tegas.

Dari hasil investigasi, pengelola bersikeras praktik itu terus berjalan. Alasannya, dalam setiap kegiatan briefing tidak pernah ada arahan maupun larangan terkait pengisian BBM menggunakan jerigen. Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Andriyadi selaku manajer SPBU melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dan bukti pendukung yang disampaikan.

Pelanggaran yang Diduga Terjadi

1.Pelanggaran Aturan BPH Migas

Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2013 jo No. 1 Tahun 2020: Melarang penjualan BBM kepada pengecer dan penimbun. Pengisian ke jerigen tanpa rekomendasi resmi termasuk kategori pelanggaran distribusi.

2. Pelanggaran UU Migas

Pasal 53 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi: Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

3. Pelanggaran K3 & Keselamatan Umum

Pengisian BBM ke jerigen berpotensi menimbulkan kebakaran. Pengelola dapat dijerat kelalaian yang membahayakan keselamatan orang banyak sesuai Pasal 359 KUHP.

Publik kini menanti sikap tegas dari BPH Migas, Pertamina, dan DPRD Komisi II Kota Cilegon. Pembiaran terhadap praktik yang bertentangan dengan aturan ini memunculkan tanda tanya besar. Apakah ini bentuk minimnya edukasi atau sengaja dibiarkan?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pertamina, BPH Migas, dan DPRD Komisi II Kota Cilegon belum dapat dikonfirmasi. Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Redaksi tribuncakranews membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada semua pihak terkait.

(Mugiono Tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Jateng Buka Diri Jadi Mitra Strategis Civil Society, Pers Siap Kawal Persoalan Publik
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Jalinan Budaya Indonesia-Pasifik 2026
Tim URC Polres Sragen Ungkap Pencurian HP, Jejak Pelaku Mengarah ke Empat TKP Lain
Kematian Remaja di Pantura Demak Masih Misterius, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Bhabinkamtibmas Ngargotirto Sumberlawang Turun Langsung Dampingi Tracking TBC dan Cek Kesehatan Gratis bagi 100 Warga 
Cegah Peredaran Narkotika, Satresnarkoba Polres Demak Gelar Operasi Mendadak di Rutan Demak
Modus Teman Kencan di MiChat, Residivis Spesialis Curanmor Tak Berkutik Diringkus Polres Jepara 
Banyumas Usulkan 8 Ruas Jalan Lewat DAK dan Inpres Jalan Daerah Tahun 2027, Total Anggaran Capai Rp41,545 Miliar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

SMSI Jateng Buka Diri Jadi Mitra Strategis Civil Society, Pers Siap Kawal Persoalan Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Jalinan Budaya Indonesia-Pasifik 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Tim URC Polres Sragen Ungkap Pencurian HP, Jejak Pelaku Mengarah ke Empat TKP Lain

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Kematian Remaja di Pantura Demak Masih Misterius, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Bhabinkamtibmas Ngargotirto Sumberlawang Turun Langsung Dampingi Tracking TBC dan Cek Kesehatan Gratis bagi 100 Warga 

Berita Terbaru