Bapas Pati Dampingi Wawancara Identifikasi Napiter sebagai Tahapan Menuju Ikrar NKRI

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapas Pati, Tribuncakranews.com  – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati terus mendukung pelaksanaan program deradikalisasi sebagai upaya memperkuat pembinaan bagi narapidana tindak pidana terorisme (napiter). Pada Selasa (28/7/2026), Pembimbing Kemasyarakatan Madya Bapas Pati, Bambang dan Endah, melaksanakan pendampingan wawancara identifikasi terhadap dua napiter berinisial S dan W di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama petugas Lapas Pati serta tim dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yakni Puji Akbar, Anggita Nugroho, Luthfan Fernaldy, dan Tutur Mustofa.

Wawancara identifikasi merupakan salah satu tahapan awal dalam program deradikalisasi yang bertujuan melakukan asesmen terhadap kondisi masing-masing napiter. Hasil asesmen ini menjadi dasar dalam penyusunan program pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik, dan tingkat perkembangan setiap individu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui proses tersebut, tim melakukan pemetaan terhadap tingkat risiko dan kebutuhan pembinaan napiter, menyusun bentuk intervensi yang tepat, serta menjadi bahan evaluasi perkembangan selama mengikuti program deradikalisasi hingga proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pelayanan SIM di Satpas Polres Karanganyar Berjalan Optimal, Polantas Menyapa Hadirkan Layanan Cepat dan Humanis

Selama kegiatan berlangsung, proses wawancara berjalan secara komunikatif dan interaktif. Napiter aktif berdiskusi serta menerima berbagai masukan mengenai pemahaman hadis, syariat Islam, dan ilmu fikih sebagai bagian dari penguatan wawasan keagamaan yang moderat dalam program pembinaan.

Pendampingan yang dilakukan Bapas Pati bersama BNPT dan Lapas Pati menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam mendukung keberhasilan program deradikalisasi. Diharapkan, melalui tahapan asesmen yang komprehensif ini, proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif sehingga menjadi bekal bagi napiter untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat serta melanjutkan tahapan berikutnya menuju pelaksanaan Ikrar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Bapas Pati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jateng Jelaskan Penggeledahan di Sukoharjo: Pengembangan Kasus Perusakan Warung oleh Eks Napiter
Polres Jepara Gandeng PWI Salurkan 6.000 Liter Air Bersih Pakai Mobil AWC untuk Warga Batealit
Bukan Sekadar Ganti Nama: Mengapa Sebutan TKI/TKW Harus Dipensiunkan?
Olahraga Bersama, Polres Semarang Lanjutkan Jumat Bersih dan Green Policing di Alun-Alun Ungaran Timur.
PJR BERSATU Soroti Penindakan Judi Online: Hukum Harus Tegas, Transparansi Jangan Diabaikan
Danrem 072/Pamungkas Pimpin Sertijab Kasiren dan Kasi Intel
Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:01 WIB

Kapolda Jateng Jelaskan Penggeledahan di Sukoharjo: Pengembangan Kasus Perusakan Warung oleh Eks Napiter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:39 WIB

Polres Jepara Gandeng PWI Salurkan 6.000 Liter Air Bersih Pakai Mobil AWC untuk Warga Batealit

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:27 WIB

Bukan Sekadar Ganti Nama: Mengapa Sebutan TKI/TKW Harus Dipensiunkan?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:23 WIB

Olahraga Bersama, Polres Semarang Lanjutkan Jumat Bersih dan Green Policing di Alun-Alun Ungaran Timur.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:17 WIB

PJR BERSATU Soroti Penindakan Judi Online: Hukum Harus Tegas, Transparansi Jangan Diabaikan

Berita Terbaru