Antrean Solar Bersubsidi di SPBU Jalan Simpang Tiga Pelabuhan Pery Batulicin Memanas, Sesama Pelangsir Terlibat Keributan, Salah Seorang Diduga Keluarkan Senjata Tajam

- Kontributor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN, Tribuncakranews.com  –Peloporkrimsus.com-19 Agustus 2026 -Antrean Solar bersubsidi di salah satu SPBU di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, disebut memanas dan berujung pada aksi kekerasan. Keributan tersebut diduga melibatkan dua orang yang oleh warga disebut sama-sama melakukan aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi.

Informasi mengenai kejadian itu diperoleh dari salah seorang warga yang mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Menurut keterangan saksi, keributan bermula di tengah antrean Solar bersubsidi. Situasi kemudian memanas setelah seorang pria berinisial W datang ke lokasi bersama empat orang lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan W bersama empat orang tersebut kemudian disebut memicu ketegangan dengan seorang pria berinisial M yang berada di sekitar antrean.

Dalam situasi yang semakin tegang, W diduga mengeluarkan senjata tajam. Setelah itu terjadi tindakan fisik terhadap M. Kerah bajunya disebut ditarik hingga robek, sementara bagian lehernya mengalami luka. Kacamata yang dikenakannya juga disebut pecah.

“Yang saya lihat mereka sempat ribut. W datang bersama empat orang. W disebut mengeluarkan senjata tajam. Kemudian M ditarik bagian kerah bajunya sampai robek dan lehernya terluka. Kacamatanya juga pecah,” ujar warga yang mengaku menyaksikan kejadian tersebut.

Saksi menegaskan, peristiwa itu tidak serta-merta dapat disebut sebagai pengeroyokan. Menurutnya, yang terlihat adalah W datang bersama empat orang lainnya, kemudian terjadi keributan dengan M dan berlanjut pada tindakan fisik.

Warga tersebut juga menyebut W dan M diduga sama-sama melakukan aktivitas pelangsiran Solar bersubsidi. Namun, dugaan mengenai aktivitas tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Kejadian itu menjadi perhatian karena persoalan antrean Solar bersubsidi kini tidak hanya menimbulkan keluhan masyarakat, tetapi mulai memunculkan gesekan hingga dugaan tindakan kekerasan di lapangan.

Seorang warga bahkan mengingatkan agar persoalan pelangsiran tidak dibiarkan terus berlangsung tanpa penanganan.

“Kalau pelangsiran ini dibiarkan terus-menerus, yang ada nanti saling bunuh,” kata warga tersebut.

Baca Juga:  Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel

Menurut warga, pengawasan terhadap distribusi Solar bersubsidi perlu diperketat. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan BBM untuk keperluan sehari-hari harus berhadapan dengan antrean panjang, sementara dugaan aktivitas pelangsiran masih berlangsung.

Persoalan distribusi BBM bersubsidi di Tanah Bumbu sebelumnya juga telah menjadi perhatian Komisi II DPRD Tanah Bumbu. Bahkan, DPRD telah dua kali menggelar rapat bersama Pertamina Regional Kalimantan Selatan, pengelola SPBU dan pihak terkait untuk membahas sulitnya masyarakat memperoleh Solar dan Pertalite.

Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin Prasetya, sebelumnya menyoroti dugaan masih maraknya praktik pelangsiran BBM bersubsidi di lapangan. Ia juga meminta agar distribusi BBM subsidi diawasi sehingga benar-benar tepat sasaran.

Kondisi di lapangan kini kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Warga meminta Pertamina Regional Kalimantan Selatan lebih tegas melakukan pengawasan, terutama terhadap dugaan pembelian berulang dan praktik pelangsiran yang berpotensi merugikan masyarakat.

Pengelola SPBU juga dinilai perlu memperkuat pengaturan antrean serta pengawasan di lokasi agar persoalan distribusi BBM tidak berkembang menjadi konflik.

Bagi masyarakat, persoalan ini bukan lagi sekadar sulitnya memperoleh Solar bersubsidi. Ketika antrean panjang, dugaan pelangsiran dan konflik mulai muncul bersamaan, kekhawatiran terhadap keamanan dan ketertiban di lokasi SPBU ikut meningkat.

Karena itu, warga meminta Pertamina mengevaluasi kondisi tersebut dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.

Terkait dugaan penggunaan senjata tajam dan tindakan kekerasan dalam kejadian tersebut, kebenarannya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang terlibat maupun aparat penegak hukum apabila telah terdapat laporan resmi.

Redaksi membuka ruang klarifikasi bagi pihak berinisial W, pihak berinisial M, pengelola SPBU, Pertamina Regional Kalimantan Selatan maupun pihak berwenang terkait peristiwa tersebut.”(Team)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mohammad Misbah Sadjad Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026, Representasi Generasi NU Jombang
Polisi Ungkap Penipuan Berkedok Pasang Listrik Bersubsidi di Kudus, 7 Warga Jadi Korban
Diduga Salah Penangan BU Pingsan 20 Hari Akhirnya MD di RSUD Prambanan Sleman DIY
Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita
Diduga Rem Blong, Truk Hino Picu Tabrakan Beruntun di Kudus
Antisipasi Dinamika Aksi Massa, Personel Dalmas Polres Sragen Disiagakan Dan Siap Digerakan Kapolres
Bukan Ngidam Mangga, Ibu Hamil 8 Bulan Ini Justru Kepengin Pegang Kepala Mbah Com 
DPD Kalsel DePA-RI Berduka: Irjen Pol (Purn) Dr. A. Kamil Razak Wafat, Adv. Rachmad Fadillah SH Kenang Sebagai Guru dan Pejuang Advokat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Mohammad Misbah Sadjad Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026, Representasi Generasi NU Jombang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Polisi Ungkap Penipuan Berkedok Pasang Listrik Bersubsidi di Kudus, 7 Warga Jadi Korban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Diduga Salah Penangan BU Pingsan 20 Hari Akhirnya MD di RSUD Prambanan Sleman DIY

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Hino Picu Tabrakan Beruntun di Kudus

Berita Terbaru