Tak Sekadar Belajar AI, 488 Siswa di Kudus Dibekali Cara Lawan Hoaks dan Penipuan Digital

- Kontributor

Selasa, 1 September 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus, Tribuncakranews.com  – Polres Kudus terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui pelatihan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang menyasar siswa SMA dan sederajat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Tak sekadar mengenalkan perkembangan teknologi, pelatihan tersebut juga menjadi langkah kepolisian membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, sekaligus mengenali dan mencegah berbagai potensi kejahatan di ruang digital.

Pelatihan AI telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus. Terbaru, kegiatan digelar di SMK Wisuda Karya dan diikuti sebanyak 488 siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pemanfaatan teknologi AI melalui platform Senopati Academy.

Platform tersebut menyediakan berbagai materi edukasi interaktif, mulai dari kuis, pengenalan AI, hingga cerita simulasi mengenai berbagai persoalan dan kasus kriminalitas yang dapat terjadi di dunia maya.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Binmas AKP I Kadek Dwi P Putra mengatakan, Senopati Academy merupakan platform yang dikembangkan Polri sebagai sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal kecerdasan buatan sekaligus memahami cara pemanfaatannya secara aman dan bertanggung jawab.

“Platform Senopati Academy merupakan buatan Polri. Tujuannya untuk memberikan edukasi kecerdasan buatan kepada siswa SMA sederajat,” ujar AKP I Kadek Dwi, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, dalam pelatihan tersebut para siswa dikenalkan dengan dasar-dasar AI, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga pemanfaatannya untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

“Pada kesempatan itu juga kami memberikan edukasi bagaimana melawan hoaks, melawan AI, serta mengajarkan prompt untuk mendukung proses pembelajaran,” jelasnya.

Baca Juga:  Ribuan Pelari Meriahkan Soekarno Fun Run 6K di Selogiri, Polres Wonogiri Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar

Selain kemampuan teknis, AKP I Kadek Dwi menegaskan bahwa aspek etika menjadi bagian penting dalam penggunaan AI. Para siswa diberikan pemahaman agar teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan tidak dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Materi edukasi juga dikemas melalui cerita interaktif yang menggambarkan pengalaman tokoh fiksi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam cerita tersebut, siswa dihadapkan pada berbagai persoalan digital, seperti modus penipuan hingga pengiriman undangan palsu yang bertujuan mendapatkan atau mencuri identitas pribadi.

“Pada cerita itu, siswa diminta untuk memecahkan permasalahan dan bagaimana menangkalnya,” ungkapnya.

Tak hanya menyajikan materi edukasi, Senopati Academy juga dilengkapi sejumlah fitur interaktif. Di antaranya permainan edukatif, simulasi IELTS dan TOEFL, serta fitur untuk membantu siswa mengeksplorasi potensi diri dan merencanakan masa depan.

Melalui platform tersebut, siswa juga dapat memperoleh informasi terkait pengembangan karier, pilihan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, menggali potensi diri, hingga mencari peluang pekerjaan.

Polres Kudus berharap pelatihan tersebut dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi informasi di internet serta lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital.

Salah seorang siswa SMK Wisuda Karya, Abiprya, menyambut positif pelatihan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai AI semakin penting seiring perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya bisa lebih paham tentang AI, menggunakannya dengan bijak, serta menghindari tindak kejahatan,” tandasnya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Kudus

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subuh Keliling Wakapolres Sragen, Merajut Kedekatan dengan Warga Lewat Ibadah dan Silaturahmi
POLIRAN Polres Sragen Buka Jalan Menuju Jepang, Kapolres: Raih Masa Depan dengan Kerja Keras dan Jalur Resmi
Jelang Aksi Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kapolda Jateng Tekankan Pengamanan Humanis dan Berwibawa
Silaturahmi dengan Tokoh Kristen, Kapolres Sragen Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat: Rawat Toleransi, Jaga Kerukunan
Temui Peserta Aksi di Jalan Pahlawan, Kapolda Jateng Ajak Mahasiswa Jaga Ketertiban dan Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelanggar
Apresiasi Ketertiban Mahasiswa, Polda Jateng Imbau Aksi Unras di Jalan Pahlawan Dibubarkan secara Tertib
Mohammad Misbah Sadjad Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026, Representasi Generasi NU Jombang
Polisi Ungkap Penipuan Berkedok Pasang Listrik Bersubsidi di Kudus, 7 Warga Jadi Korban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:06 WIB

Subuh Keliling Wakapolres Sragen, Merajut Kedekatan dengan Warga Lewat Ibadah dan Silaturahmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:56 WIB

POLIRAN Polres Sragen Buka Jalan Menuju Jepang, Kapolres: Raih Masa Depan dengan Kerja Keras dan Jalur Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Jelang Aksi Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kapolda Jateng Tekankan Pengamanan Humanis dan Berwibawa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Silaturahmi dengan Tokoh Kristen, Kapolres Sragen Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat: Rawat Toleransi, Jaga Kerukunan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:22 WIB

Temui Peserta Aksi di Jalan Pahlawan, Kapolda Jateng Ajak Mahasiswa Jaga Ketertiban dan Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelanggar

Berita Terbaru