Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Jembatan Gantung Merah Putih dan Resmikan Sumur Bor di Pati

- Kontributor

Rabu, 2 September 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Tribuncakranews.com

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Kayen, Kabupaten Pati, sekaligus meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, Kabupaten Pati, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Pangdam di Desa Kayen disambut antusias oleh warga dan para pelajar yang telah menunggu di sekitar lokasi pembangunan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan jembatan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan konstruksi yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangdam menegaskan, pengecekan dilakukan sejak proses pembangunan berlangsung agar kualitas dan kekuatan konstruksi benar-benar terjamin. Menurutnya, jembatan yang dibangun harus memberikan rasa aman bagi masyarakat ketika nantinya digunakan.

“Kami ingin melihat proses pembangunannya dan meyakinkan bahwa proses pembangunannya sesuai dengan standar yang berlaku. Kita tidak ingin nanti jembatan sudah jadi, kemudian timbul masalah karena tidak sesuai dengan konstruksinya,” ujar Pangdam.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 500 kepala keluarga di wilayah setempat. Selain memperpendek jalur transportasi warga, keberadaan jembatan akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk para pelajar yang menuju sekolah serta warga yang beraktivitas menuju persawahan.

Pangdam menyebut pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih merupakan bagian dari program Presiden RI yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pati.

Dari Desa Kayen, Pangdam melanjutkan kegiatan ke Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, untuk meresmikan penggunaan sumur bor yang dibangun Kodim 0718/Pati sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  Silaturahmi FKPSB Manyaran, Polisi Tekankan Koordinasi untuk Cegah Gesekan Antar Perguruan

“Kita menerima informasi bahwa di daerah sini kekurangan air. Dalam situasi musim kemarau ini sulit masyarakat mendapatkan air, makanya kita berinisiatif untuk membangun ataupun membuat sumur bor. Alhamdulillah air sudah bisa jalan dan masyarakat sudah bisa menikmati air tersebut,” ungkap Pangdam.

Sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 80 meter dengan kualitas air yang dinilai baik dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mandi dan memasak. Air ditampung dalam bak berkapasitas sekitar 5.000 liter, sehingga masyarakat dapat mengambil air sesuai kebutuhan setiap hari.

Warga tampak antusias memanfaatkan fasilitas tersebut. Sejumlah masyarakat terlihat mengambil air dari tempat penampungan yang telah disiapkan. Bagi warga, tersedianya sumber air menjadi bantuan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika sumber air mengalami keterbatasan pada musim kemarau.

Pangdam menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus menjadi perhatian. Di wilayah Pati saat ini telah dibangun dua sumur bor dan direncanakan akan ditambah dua titik lagi. Program serupa juga akan terus dikembangkan di berbagai wilayah Jawa Tengah yang benar-benar membutuhkan sumber air, dengan target pembangunan sekitar 100 sumur bor.

Selain meninjau pembangunan infrastruktur dan meresmikan sumur bor, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih, Kodam IV/Diponegoro terus mendorong hadirnya manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang menghubungkan warga dan sumber air yang memenuhi kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengabdian TNI yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

 

(TCN – Pungki – Pendam IV/Diponegoro)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Arah Persaingan Negara Besar dan Kecenderungan Strategi Pertahanan yang Diterapkan
Pertahanan Digital Berbasis Bitcoin, Persimpangan Kriptografi, Geopolitik, dan Dominasi Global
Polres Jepara Gelar Apel Pengamanan Pertandingan BRI Super League Antara Persijap Jepara vs Java United
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
FORMASA Fest #1 Satukan 67 Ormas di Surakarta, Budiman Sudjatmiko Dorong Solusi Struktural Atasi Kemiskinan
Ambulans Ditolak Isi Pertalite, Puluhan Driver Datangi SPBU Mijahan
Rayakan HUT ke-67, MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru Gelar Aksi Donor Darah Kemanusiaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Arah Persaingan Negara Besar dan Kecenderungan Strategi Pertahanan yang Diterapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Pertahanan Digital Berbasis Bitcoin, Persimpangan Kriptografi, Geopolitik, dan Dominasi Global

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Polres Jepara Gelar Apel Pengamanan Pertandingan BRI Super League Antara Persijap Jepara vs Java United

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Berita Terbaru