Di Tengah Tekanan Ekonomi, Kades Karang Getas Tetap Produktif Berjualan Semangka dan Melon

- Kontributor

Minggu, 27 September 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANG GETAS, TRIBUNCAKRANEWS.COM — Di tengah kondisi perekonomian yang dinilai semakin sulit, Kepala Desa Karang Getas, Wagiyono yang akrab disapa Tono, terus berupaya mencari peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Di sela kesibukannya sebagai kepala desa, ia bersama sang istri memilih berjualan hasil panen berupa semangka dan melon.

Usaha tersebut berasal dari lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektare. Wagiyono tidak hanya mengandalkan hasil panen, tetapi turut turun langsung menjualnya kepada masyarakat.

Setiap hari, aktivitas berjualan dimulai sejak sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB di Pasar Gembor, Desa Wirun, tepatnya di depan Puskesmas Wirun. Setelah itu, ia berpindah lokasi ke kawasan Alun-Alun Kemiri dan melanjutkan aktivitas berjualan hingga sekitar pukul 20.00 WIB sebelum akhirnya pulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wagiyono, dalam sehari ia bersama istrinya dapat menjual semangka dan melon sekitar 3 kuintal.

Baca Juga:  Lintas Tengah Rusak Parah, Sopir Diminta Tunda Perjalanan Jalan Muara Lakitan–Muara Beliti Rusak Berat, Lalu Lintas Tersendat

“Berjualan semangka ini juga untuk melatih Ibu Kades agar terbiasa hidup dengan mencari rezeki. Tidak perlu malu, yang penting rezeki yang didapat halal,” tutur Wagiyono, Minggu (27/9/2026).

Ia menambahkan, kegiatan berjualan tersebut telah dijalani kurang lebih selama lima hari. Meski masih tergolong baru, hasil yang diperoleh menurutnya cukup menggembirakan

“Sudah kurang lebih lima hari, Mas, berjualan di sini. Alhamdulillah, omzetnya lumayan,” ungkapnya.

Bagi Wagiyono, menjadi kepala desa bukan berarti harus membatasi diri dari aktivitas ekonomi masyarakat. Justru dengan ikut terjun langsung berjualan, ia ingin memberikan contoh bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan secara halal dan sungguh-sungguh merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi keluarga.

Selain menjadi kegiatan ekonomi, aktivitas tersebut juga menjadi pengalaman bersama bagi Wagiyono dan istrinya untuk tetap produktif serta tidak gengsi dalam mencari rezeki yang halal. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Purworejo Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Kapolres Simalungun Hadiri Opening Tournamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI, Dukung Pemecahan Rekor MURI Sambut HUT TNI Ke-81
ORI Kalsel Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemerintah: Tegaskan Komitmen Berjuang untuk Rakyat
Doa di Tengah Puing Islamic Center Bekasi, FWJI Desak Kepastian Aset dan Pembangunan
DPC GRIB JAYA Banyumas Hadir Di Anniversary Ke-4 Sekawan Natajiwa Banyumas
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Open Tournament Domino Orado 101 Piala Panglima TNI
Merasa Dibohongi, Warga Soroti Talud Proyek Jalan Tegalsari-Klepu, Basiran Akan Adukan ke Dinas PUPESDM DIY
HENING TAK TERBENDUNG !! SAPU BERSIH 9 TPS, RAIH 2.438 SUARA DI PILUR HARGOSARI GUNUNGKIDUL
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:25 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Kades Karang Getas Tetap Produktif Berjualan Semangka dan Melon

Minggu, 27 September 2026 - 15:18 WIB

Polres Purworejo Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Minggu, 27 September 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Opening Tournamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI, Dukung Pemecahan Rekor MURI Sambut HUT TNI Ke-81

Minggu, 27 September 2026 - 13:31 WIB

ORI Kalsel Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemerintah: Tegaskan Komitmen Berjuang untuk Rakyat

Minggu, 27 September 2026 - 12:51 WIB

Doa di Tengah Puing Islamic Center Bekasi, FWJI Desak Kepastian Aset dan Pembangunan

Berita Terbaru