DEMAK, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Menjelang pelantikan kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah, konsolidasi organisasi terus dilakukan. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua SMSI Jawa Tengah, Jayanto Arus Adi, menegaskan pentingnya profesionalisme dan etika seluruh anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik maupun aktivitas organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Jayanto dalam konsolidasi SMSI Jawa Tengah yang digelar di Renz Caffe, Kabupaten Demak. Senin, 28/9/2206.
Menurut Jayanto, pembenahan internal organisasi harus menjadi perhatian bersama. Terlebih, SMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang memiliki tanggung jawab menjaga profesionalitas dan marwah pers.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ke depan saya tidak mau mendengar, apalagi ada laporan terkait perilaku anggota SMSI di lapangan,” ujar Jayanto.
Jayanto yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers mengatakan, persoalan etika menjadi salah satu perhatian karena sebelumnya telah terdapat sejumlah laporan mengenai perilaku anggota di lapangan.
“Kalau sekarang saya menutup mata. Tetapi setelah teman-teman dilantik, tanggung jawab etik dan profesional itu melekat,” jelasnya.
Karena itu, SMSI Jawa Tengah dalam waktu dekat akan menggelar Rapat Kerja (Raker). Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyamakan visi dan misi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.
“Kita bernaung di bawah organisasi besar, apalagi membawa nama Dewan Pers. Untuk itu secara moral marwahnya harus dijaga,” tegas Jayanto, yang juga CEO HeadlineNews.id.
Dalam konsolidasi tersebut turut hadir Sekretaris SMSI Jawa Tengah Eko HK serta sejumlah pengurus lainnya.
Jayanto mengungkapkan, formasi kepengurusan SMSI Jawa Tengah saat ini sudah mendekati tahap final. Sejumlah tokoh juga telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan kontribusi dalam struktur organisasi.
“Ya, sudah mendekati final. Alhamdulillah tokoh seperti KH Yusuf Chudlori berkenan duduk menjadi Dewan Penasihat,” ungkapnya.
Selain KH Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf, terdapat sejumlah tokoh lain yang disebut akan memberikan penguatan moral bagi organisasi, di antaranya Prof. Saratri, tokoh pers Jawa Tengah H. Soetjipto, serta pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip), Yuwanto, PhD.
“Beliau-beliau menjadi amunisi moral bagi kami,” urai Jayanto.
Sementara itu, pelantikan kepengurusan SMSI Jawa Tengah rencananya akan digelar di Hotel Amantis, Demak. Agenda tersebut akan dihadiri langsung Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.
Rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus SMSI tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Jayanto mengatakan, pemilihan Kabupaten Demak sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Demak memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat, terutama berkaitan dengan jejak Wali Songo dan Sunan Kalijaga
“Kami sengaja adakan kegiatan pelantikan di Demak untuk mendapatkan spirit tokoh pencerah zaman, Sunan Kalijaga,” pungkas Jayanto. (*)














