Dede Farhan Aulawi Bicara Melodi Kehidupan untuk Negeri

- Kontributor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNCAKRANEWS.COM  Kehidupan adalah sebuah melodi panjang yang tersusun dari berbagai nada. Ada nada bahagia, kesedihan, perjuangan, keberhasilan, kegagalan, harapan, dan pengorbanan. Setiap manusia memainkan perannya masing-masing, namun seluruh nada itu akan menjadi indah ketika dipersembahkan untuk sesuatu yang lebih besar, yaitu negeri tercinta “, ujar Pemerhati Seni Budaya Dede Farhan Aulawi di sebuah café di Kawasan Bandung Utara, Jum’at (2/10).

Hal tersebut ia sampaikan dalam obrolan santai dengan beberapa awak media di sela – sela kesibukannya sebagai figure multi talenta. Menurutnya, membangun negeri tidak selalu harus dengan tindakan besar. Seorang guru yang mendidik dengan ketulusan, petani yang mengolah tanah, nelayan yang mengarungi lautan, pekerja yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, maupun generasi muda yang belajar dan berkarya, semuanya adalah bagian dari melodi pembangunan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, iapun menegaskan bahwa negeri ini membutuhkan harmoni. Perbedaan suku, budaya, agama, pemikiran, dan latar belakang bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kekayaan yang dapat menciptakan orkestrasi kehidupan yang indah. Ketika kepentingan pribadi mampu diseimbangkan dengan kepentingan bersama, terciptalah nada persatuan yang menjadi kekuatan bangsa.

Pada akhirnya, melodi kehidupan untuk negeri adalah tentang pengabdian. Tidak semua orang harus menjadi tokoh besar, tetapi setiap orang dapat memberikan nada terbaik dalam kehidupannya. Sebab sebuah bangsa yang kuat bukan hanya dibangun oleh mereka yang terkenal, melainkan oleh jutaan manusia biasa yang setiap hari bekerja, berbuat baik, menjaga kejujuran, dan tidak kehilangan harapan.

“ Biarlah perjalanan hidup kita menjadi sebuah melodi yang sederhana, tetapi bermakna, mengalun dari hati, berpadu dalam persatuan, dan dipersembahkan sepenuh jiwa untuk Indonesia tercinta “, pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

permohonaan warga berharap pemerintah kota Lubuklinggau berklapikasi terhadap laporan isi hati seorang keluhan warga pada hak layak menerimah bantuan(bansos)
Polres Purworejo Gelar Turnamen E-Sport Season 2, Jadi Wadah Positif Cegah Kenakalan Remaja
Rahasia Peninggalan Aset Nusantara
Viral, Ahli Pidana & praktisi hukum hingga Pemerhati lingkungan dan konservasi satwa liar kritik tajam 3 Putusan bebas yang disidangkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sintang
Sampaikan Permohonan Maaf, Herizal Patuhi Proses Hukum 
Lestarikan Warisan Budaya, Danrem 072/Pamungkas Hadiri “Simfoni 1001 Pembatik” di Malioboro
Pembina Pasopati Nusantara Jaya Kecam Tindakan Provokatif Adu Domba Antar Ormas Demak, Polisi Diminta Bertindak Tegas Jaga Kondusivitas
GM Pelindo Tanjung Emas Semarang Capt. S. Joko: “Target Kami Bukan Lokal, Tapi Kancah Global”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:47 WIB

permohonaan warga berharap pemerintah kota Lubuklinggau berklapikasi terhadap laporan isi hati seorang keluhan warga pada hak layak menerimah bantuan(bansos)

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Polres Purworejo Gelar Turnamen E-Sport Season 2, Jadi Wadah Positif Cegah Kenakalan Remaja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Dede Farhan Aulawi Bicara Melodi Kehidupan untuk Negeri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Rahasia Peninggalan Aset Nusantara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Viral, Ahli Pidana & praktisi hukum hingga Pemerhati lingkungan dan konservasi satwa liar kritik tajam 3 Putusan bebas yang disidangkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sintang

Berita Terbaru

Berita

Dede Farhan Aulawi Bicara Melodi Kehidupan untuk Negeri

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:17 WIB

Berita

Rahasia Peninggalan Aset Nusantara

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:13 WIB