Bupati Purworejo Tinjau 3 Penitipan Anak, Pastikan Tak Ada Praktik Kekerasan

- Kontributor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews. com – Sebagai langkah preventif upaya pencegahan terjadinya kekerasan terhadap anak di Kabupaten Purworejo dan memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH meninjau tiga tempat penitipan anak (TPA) di wilayah Kecamatan Kemiri, pada Senin (18/5/2026). Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Bupati meninjau TPA Aisyah, TPA Seroja dan TPA Nusa Kemiri.

Tinjauan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak adanya praktik-praktik kekerasan terhadap anak di Kabupaten Purworejo, seperti halnya kasus kekerasan anak yang terjadi di wilayah DIY pada beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga:  Janda Lansia dan Dua Anak Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, DPP LAI & Aktivis Pers Desak Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Turun Tangan

Melalui tinjauan ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga ingin menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA). Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Purworejo mendapatkan hak-haknya mulai dari hak hidup layak, kesehatan, pendidikan dan lainnya serta mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga akan terus meningkatkan kualitas kebijakan dan layanan yang inklusif dan berpihak pada anak, sehingga diharapkan mampu mendorong terwujudnya generasi penerus yang sehat, terlindungi, unggul dan berdaya saing.

 

Sumber: Prokopim

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Main-Main dengan Uang Negara! GAWARIS Jabar Desak Pemeriksaan Proyek Revitalisasi SMA IT Mekarmukti
Jangan Main-Main dengan Uang Negara! GAWARIS Jabar Desak Pemeriksaan Proyek Revitalisasi SMA IT Mekarmukti
Bus PO Tunggal Dara Terbakar di Tol Bawen-Ungaran, 14 Penumpang Berhasil Dievakuasi.
Kapolda Jateng Jelaskan Penggeledahan di Sukoharjo: Pengembangan Kasus Perusakan Warung oleh Eks Napiter
Polres Jepara Gandeng PWI Salurkan 6.000 Liter Air Bersih Pakai Mobil AWC untuk Warga Batealit
Bukan Sekadar Ganti Nama: Mengapa Sebutan TKI/TKW Harus Dipensiunkan?
Olahraga Bersama, Polres Semarang Lanjutkan Jumat Bersih dan Green Policing di Alun-Alun Ungaran Timur.
PJR BERSATU Soroti Penindakan Judi Online: Hukum Harus Tegas, Transparansi Jangan Diabaikan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Main-Main dengan Uang Negara! GAWARIS Jabar Desak Pemeriksaan Proyek Revitalisasi SMA IT Mekarmukti

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Jangan Main-Main dengan Uang Negara! GAWARIS Jabar Desak Pemeriksaan Proyek Revitalisasi SMA IT Mekarmukti

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Bus PO Tunggal Dara Terbakar di Tol Bawen-Ungaran, 14 Penumpang Berhasil Dievakuasi.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:01 WIB

Kapolda Jateng Jelaskan Penggeledahan di Sukoharjo: Pengembangan Kasus Perusakan Warung oleh Eks Napiter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:39 WIB

Polres Jepara Gandeng PWI Salurkan 6.000 Liter Air Bersih Pakai Mobil AWC untuk Warga Batealit

Berita Terbaru