GARUT, Tribuncakranews.com – Pemandangan tak biasa terlihat di Pendopo Kabupaten Garut pada Minggu (20/9). Seusai prosesi pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Kabupaten Garut periode 2026–2030 dan perayaan ulang tahun ke-24 paguron tersebut, salah seorang tokoh perempuan justru mencuri perhatian lewat aksi spontannya.
Dra. Isoh Solihat, sosok tokoh perempuan asal Garut Selatan yang baru saja mengemban amanah sebagai pengurus PRD Garut sekaligus Ketua PRD Panglawungan Kecamatan Bungbulang, tak segan memegang sapu. Tanpa canggung, ia langsung turun tangan memunguti sampah dan menyapu area Pendopo hingga bersih begitu acara kemegahan itu selesai.
Aksi menyapu fasilitas umum usai gelaran resmi tentu jadi momen langka bagi seorang pengurus organisasi yang baru dilantik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun bagi Isoh, semangat mental pendekar bukan hanya soal jurus di atas matras atau deretan jabatan organisasi, melainkan soal kepedulian nyata pada hal-hal mendasar.
“Kita harus jadi bangsa pendekar yang menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Menjadi pengurus PRD ini sebuah kehormatan untuk membina dan melestarikan pencak silat di Garut,” ungkap sosok yang juga aktif di belasan organisasi Bungbulang tersebut.
Dorong Kelengkapan Fasilitas hingga Kompetensi Pelatih
Di luar aksi bersih-bersihnya yang viral di lokasi, Isoh menyoroti pentingnya pemenuhan fasilitas latihan untuk mencetak atlet pencak silat berprestasi dari Garut.
Menurutnya, hal sederhana seperti ketersediaan matras yang layak sering kali diabaikan, padahal dampaknya sangat besar bagi kualitas latihan para pesilat.
Selain sarana fisik, ia juga menumpukan perhatian pada peningkatan standar pelatih.
Menurut Isoh, melatih pesilat di masa kini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengalaman, tetapi harus dibekali kompetensi dan sertifikasi resmi agar mampu bersaing.
“Masih banyak pelatih pencak silat di Garut yang belum mengantongi sertifikat kompetensi sesuai keahliannya.
Pelatihan berbasis kompetensi ini penting untuk memberi pengakuan atas keahlian mereka dalam melahirkan atlet berprestasi,” tegas peraih penghargaan dari Bupati Garut dalam kejuaraan silat di Bandung tersebut.
Penulis : Enjang
Editor : Khanza Haryati














