BARU SEBULAN RETAK, TANPA PAPAN PROYEK: DIDUGA INSTANSI TERKAIT TUTUP MATA ATAS BANGUB Rp150 JUTA DI DESA GUNTUR?

- Kontributor

Sabtu, 26 September 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK, TRIBUNCAKRANEWS.COM — Warga RT 06/RW 02, Desa Guntur, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, semakin mempertanyakan kualitas dan transparansi proyek betonisasi jalan yang dibiayai dari Bantuan Keuangan Provinsi (Bangub) senilai Rp150.000.000. Pasalnya, jalan yang baru saja rampung dibangun belum genap sebulan kini sudah terlihat retak-retak dan pecah di sejumlah bagian permukaannya.

Belum lagi, sepanjang lokasi proyek tidak terpasang papan informasi proyek sama sekali. Warga tidak mengetahui siapa kontraktor pelaksana, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, maupun pihak yang bertanggung jawab. Padahal, papan informasi adalah syarat mutlak agar penggunaan anggaran negara/provinsi terbuka dan dapat diawasi masyarakat.

“Jalan ini baru sekitar sebulan selesai, tetapi sudah retak. Tidak ada papan namanya, tidak tahu siapa yang kerjakan, tidak tahu aturannya seperti apa. Apakah instansi terkait memang menutup mata begitu saja?” — ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima warga, jalan yang dibangun berukuran 4 meter lebar × 80 meter panjang dengan ketebalan direncanakan 15 cm. Namun hasil di lapangan dinilai jauh dari standar — permukaan cepat retak, diduga mutu beton tidak sesuai spesifikasi, dan penggunaan besi tulangan pun dipertanyakan.

Baca Juga:  Diduga Kuat Distribusi Buah Jambu Tak Layak Konsumsi dalam Program MBG, SPPG Tanjungjaya Pakenjeng Jadi Sorotan Diminta Pihak Terkait Segera Turun Tangan 

Warga juga menyampaikan adanya dugaan alokasi anggaran di luar pekerjaan fisik, yang semakin memperkuat kecurigaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan dana tersebut.

Warga menuntut:

Pemerintah Kabupaten Demak dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi

Mengungkapkan secara terbuka siapa pelaksana, nilai kontrak, serta spesifikasi teknis yang seharusnya dipenuhi

Jika terbukti tidak sesuai spesifikasi, wajib dibongkar dan dibangun ulang dengan kualitas yang bena

Menindaklanjuti dugaan penyimpangan anggaran jika ada bukti pelanggaran

Masyarakat berharap kasus ini tidak sekadar berlalu begitu saja. Dana Rp150 juta bukanlah uang kecil — itu adalah uang rakyat yang seharusnya menghasilkan jalan kuat, awet, dan bermanfaat jangka panjang, bukan infrastruktur “seumur jagung” yang retak sebelum sempat dipakai lama.

“Jangan sampai pengawasan lemah dan transparansi hilang membuat rakyat yang akhirnya rugi. Buka mata, periksa, dan pertanggungjawabkan,” tegas warga.

Bagaimana tanggapan Dinas terkait, Inspektorat, maupun Pemerintah Kabupaten Demak? Kita tunggu kejelasannya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Dema
Konsolidasi SMSI Karesidenan Semarang Digelar, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
PMI Kota Semarang Uji Kompetensi Ratusan Anggota PMR dari SD hingga SMA
Penjual Pentol Dikeroyok Usai Tegur Pemuda Berknalpot Bising, Tiga Pelaku Diamankan Polres Kudus
Polemik Kasus Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi Asisten Lapangan SPPG Batujajar Timur I Mencuat !!
Perkuat Penanganan Karhutla, Korem 101/Antasari Kembali Bagikan APD ke Personel TNI dan Relawan
Pilur Ngloro 2026: Warga Lokal Menang, Pawai Kemenangan Pecah di Saptosari
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:51 WIB

Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Dema

Sabtu, 26 September 2026 - 23:21 WIB

Konsolidasi SMSI Karesidenan Semarang Digelar, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme

Sabtu, 26 September 2026 - 21:24 WIB

PMI Kota Semarang Uji Kompetensi Ratusan Anggota PMR dari SD hingga SMA

Sabtu, 26 September 2026 - 21:19 WIB

Penjual Pentol Dikeroyok Usai Tegur Pemuda Berknalpot Bising, Tiga Pelaku Diamankan Polres Kudus

Sabtu, 26 September 2026 - 21:08 WIB

Polemik Kasus Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi Asisten Lapangan SPPG Batujajar Timur I Mencuat !!

Berita Terbaru