BONGKAR! Dugaan Siswa “Anak Kepsek” di SMA Negeri Banjarmasin Dapat Karpet Merah: Jarang Masuk, Hanya Muncul Saat Ujian Pakai Mobil Mewah

- Kontributor

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, Tribuncakranews.com – Publik Kalimantan Selatan dibuat geram. Beredar dugaan kuat adanya praktik perlakuan istimewa di salah satu SMA Negeri di Kota Banjarmasin. Seorang siswa berinisial R diduga mendapat “karpet merah”: absen bolong, jarang masuk, tapi tetap bisa ikut ujian nasional.

Informasi yang dihimpun tim dari sejumlah sumber di lingkungan sekolah Pada Selasa 23 Juni 2026. menyebutkan, siswa R diduga tidak pernah mengikuti proses belajar mengajar harian. Absensi harian, apel pagi, hingga kegiatan ekstrakurikuler disebut tidak pernah diikuti.

Yang lebih menggelitik, muncul dugaan R adalah anak kandung dari Kepala Sekolah di SMA Negeri tersebut. Dugaan ini menguat dengan pola kehadiran R yang tidak wajar: hanya muncul saat jadwal ulangan dan Ujian Nasional. Saat datang, R disebut mengendarai mobil mewah, berbeda jauh dengan siswa lain yang datang jalan kaki atau naik motor.

Jika benar, ini tamparan keras bagi dunia pendidikan Kalsel. Bagaimana mungkin prinsip “disiplin, hadir, belajar” hanya berlaku untuk siswa biasa, sementara ada yang diduga kebal aturan karena “orang dalam”?

Hingga berita ini naik, konfirmasi Awak Media kepada pihak Kepala Sekolah Melalui Pplikasi WhatsApp van Mendatangi Kantor yang bersangkutan belum mendapat jawaban. Begitu juga Dinas Pendidikan Prov. Kalsel belum buka suara. Publik berhak tahu: apakah ini benar kelalaian, atau ada pembiaran yang disengaja?

Kami desak Dinas Pendidikan Prov. Kalsel dan Inspektorat segera audit data absensi dan Dapodik siswa R. Jika dugaan ini terbukti, copot jabatan oknum yang mainkan aturan. Pendidikan tanpa keadilan adalah pembodohan terstruktur. Media ini akan kawal kasus ini sampai terang benderang.

 

Reporter: Raihan

Editor :

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pria di Kudus Tewas Ditusuk Ayah Kandung, Polisi Dalami Motif
Aduan Dilayangkan 10 Agustus 2026, Ditreskrimsus Polda Jateng Terbitkan Surat Perintah Penyelidikan dan Dalami Dugaan Alih Fungsi Lahan
Temukan Dugaan Pelanggaran PLP2B di Kebulusan, Sugiyono Lapor Polda Jateng, Kini Dipanggil untuk Klarifikasi
BULOG Salurkan 3.118 Ton Beras Secara Masif Untuk Jamin Akses Pangan Bagi Masyarakat Purworejo Jateng
Bongkar Dugaan Jalur Cepat SIM di Sukabumi: Bayar Ratusan Ribu, Ujian Diduga Bisa Dilewati
Jatanras Polda Jateng dan Satreskrim Polres Sukoharjo Ungkap Dugaan Pemerasan Disertai Kekerasan, Tiga Orang Diamankan
669 Pelajar SMPN 1 Gemolong Dibekali Polisi, Bullying hingga Tertib Lalu Lintas Jadi Sorotan
Cegah Bullying dan Kekerasan Seksual Sejak Dini, Polsek Gemolong Turun ke Sekolah, 70 Siswa SDN 2 Genengduwur Dibekali Edukasi Perlindungan Diri
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIB

Tragis! Pria di Kudus Tewas Ditusuk Ayah Kandung, Polisi Dalami Motif

Jumat, 25 September 2026 - 17:06 WIB

Aduan Dilayangkan 10 Agustus 2026, Ditreskrimsus Polda Jateng Terbitkan Surat Perintah Penyelidikan dan Dalami Dugaan Alih Fungsi Lahan

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Temukan Dugaan Pelanggaran PLP2B di Kebulusan, Sugiyono Lapor Polda Jateng, Kini Dipanggil untuk Klarifikasi

Jumat, 25 September 2026 - 16:52 WIB

BULOG Salurkan 3.118 Ton Beras Secara Masif Untuk Jamin Akses Pangan Bagi Masyarakat Purworejo Jateng

Jumat, 25 September 2026 - 15:21 WIB

Bongkar Dugaan Jalur Cepat SIM di Sukabumi: Bayar Ratusan Ribu, Ujian Diduga Bisa Dilewati

Berita Terbaru