Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penganugerahan Satyalancana Karya Satya di Bangsal Kepatihan

- Kontributor

Senin, 7 September 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Tribuncakranews.com // Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Pemda DIY di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut turut dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Seslem AAU Marsma TNI Harry Sofian E., S.I.P., M.H., Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han., Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi, S.I.K., Kajati DIY Sri Kuncoro, S.H., M.Si., serta jajaran Forkopimda DIY dan pimpinan instansi vertikal maupun Pemerintah Daerah se-DIY.

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menjalankan tugas secara terus-menerus selama 10, 20, dan 30 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, Satyalancana Karya Satya hendaknya tidak hanya dipandang sebagai bentuk apresiasi atas lamanya masa pengabdian, tetapi juga sebagai pengingat akan kehormatan dan amanah yang melekat dalam setiap tugas.

“Sepuluh, dua puluh, atau tiga puluh tahun adalah hitungan masa kerja. Tetapi satya tidak dihitung oleh kalender. Satya diuji oleh keteguhan menjaga amanah, ketika jabatan berubah, zaman berganti, dan tantangan pelayanan datang silih berganti,” ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan juga mengingatkan bahwa pengabdian di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial menuntut aparatur untuk terus belajar dan beradaptasi. Kesetiaan kepada negara, menurutnya, bukan berarti mempertahankan cara-cara lama, melainkan memiliki keberanian untuk berubah dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, pengalaman para penerima Satyalancana Karya Satya diharapkan tidak berhenti sebagai catatan perjalanan pengabdian, tetapi dapat diwariskan kepada generasi penerus melalui keteladanan, integritas, etos kerja, dan kebijaksanaan.

“Dalam khazanah Jawa, kita mengenal laku sepi ing pamrih, rame ing gawe. Bekerja dengan sungguh-sungguh tanpa menjadikan penghargaan sebagai tujuan,” tutur Sri Sultan.

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para aparatur sekaligus mendorong peningkatan pengabdian dan prestasi kerja. Penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat memberikan pelayanan terbaik serta menjadi teladan bagi aparatur lainnya.

Bagi para penerima, tanda kehormatan yang disematkan bukanlah akhir dari perjalanan pengabdian, melainkan pengingat untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Pur/Wid

(Penrem 072/Pamungkas)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BONGKAR DUGAAN MODUS IZIN ABU-ABU! Ketua DPD Laskar NKRI Cilegon: Tambang Pasir Gunung Taka Diduga Ilegal, Kades Batukuda Tegaskan Tak Ada Izin
Sukses PORSADIN VIII Jawa Barat: FKDT Kab. Garut Raih Berbagai Prestasi dan Panitia Sampaikan Apresiasi
MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67
Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan
Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 
Gerakan Sadar Lingkungan: Warga Kp. Punclut Giriawas Ajak Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah
Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan
Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:09 WIB

BONGKAR DUGAAN MODUS IZIN ABU-ABU! Ketua DPD Laskar NKRI Cilegon: Tambang Pasir Gunung Taka Diduga Ilegal, Kades Batukuda Tegaskan Tak Ada Izin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sukses PORSADIN VIII Jawa Barat: FKDT Kab. Garut Raih Berbagai Prestasi dan Panitia Sampaikan Apresiasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 

Berita Terbaru

Berita

MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:55 WIB