Instruksi Presiden, Tim Alfa TNI Terjun dari Udara Buru Titik Panas Padamkan Bara Karhutla Way Kambas

- Kontributor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur, Tribuncakranews.com  Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan Tim Alfa TNI.

Tim gabungan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU diterjunkan ke wilayah Desa Braja Kencana, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (25/8/2026). Mereka dikerahkan untuk memburu titik panas sekaligus memastikan bara yang masih tersisa benar-benar padam.

Pengerahan pasukan dilakukan setelah pemantauan menggunakan drone thermal mendeteksi sejumlah titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Titik panas tersebut berada di kawasan sekitar 123 hektare yang sebelumnya terbakar pada 23-24 Agustus 2026. Area terdampak meliputi wilayah Desa Braja Kencana dan Desa Braja Luhur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Medan yang sulit ditempuh serta kebutuhan penanganan secara cepat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, pasukan diterjunkan dari udara menggunakan metode fast roping untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat. Langkah tersebut menjadi bagian dari operasi terpadu untuk memastikan setiap bara yang masih tersisa dapat ditemukan, dikendalikan, dan dipadamkan sebelum kembali membesar.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), yang turun langsung mengomandoi para prajurit dalam penanganan karhutla di kawasan TNWK bersama Forkopimda, mengatakan percepatan penanganan dilakukan dengan mengerahkan berbagai kemampuan dan teknologi. Selain pengerahan pasukan, upaya pemadaman juga didukung water bombing serta drone penyemprot yang mampu menjangkau lokasi sulit.

Baca Juga:  Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

“Kita juga datangkan drone semprot dengan kapasitas 16 liter, 30 liter, dan 100 liter, sehingga bisa bolak-balik ngisi, diterbangkan ke tempat-tempat yang memang susah dijangkau dengan jalan kaki,” ucap Pangdam.

Pangdam XXI/Radin Inten berharap instruksi langsung Presiden RI tersebut menjadi momentum untuk memastikan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pihak. Menurutnya, kerja sama berbagai unsur diperlukan agar api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

Penanganan karhutla tersebut tidak hanya ditujukan untuk memadamkan api, tetapi juga melindungi habitat gajah Sumatera serta menjaga puluhan desa di sekitar kawasan Way Kambas dari ancaman kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bahu-membahu menangani karhutla di wilayah TNWK.

Sepanjang 21-24 Agustus 2026, karhutla tercatat melanda sejumlah wilayah. Di antaranya sekitar 673 hektare di Desa Braja Harjosari pada 21-22 Agustus, sekitar 123 hektare di Desa Braja Kencana dan Braja Luhur pada 23-24 Agustus, serta sekitar 6,4 hektare di wilayah Rantau Jaya.

“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian dan atensi khusus kepada Taman Nasional Way Kambas ini,” pungkasnya.

 

Apresiasi dan harapan serupa disampaikan Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.A.P., serta jajaran Forkopimda Lampung Timur yang turut menyaksikan pelaksanaan instruksi Presiden RI tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses PORSADIN VIII Jawa Barat: FKDT Kab. Garut Raih Berbagai Prestasi dan Panitia Sampaikan Apresiasi
MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67
Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan
Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 
Gerakan Sadar Lingkungan: Warga Kp. Punclut Giriawas Ajak Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah
Fenomena “Ora Nduwe Isin” dan Senyum Pepesan Kosong Kemunafikan
Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang
Kapolresta Pati Beri Pengarahan Calon Pekerja Migran Korea, Tekankan Kompetensi dan Kedisiplinan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Sukses PORSADIN VIII Jawa Barat: FKDT Kab. Garut Raih Berbagai Prestasi dan Panitia Sampaikan Apresiasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Polisi Amankan 14 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kudus, Tiga Orang Terkait Balap Liar Turut Diamankan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Perobohan dan Pengrusakan Warung di Desa Kedondong, Sumber Agung Merasa Dirugikan 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Gerakan Sadar Lingkungan: Warga Kp. Punclut Giriawas Ajak Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Berita

MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU GELAR DONOR DARAH HUT KE-67

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:55 WIB