“Kami Hanya Ingin Keadilan,” Louise Rajagukguk Berharap Kasus Dugaan Pengeroyokan Suaminya Tuntas

- Kontributor

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toga Markos Dilaporkan Mengalami Patah Empat Gigi dan Cedera Jari Tangan, Keluarga Menunggu Keseriusan Polrestabes Semarang

SEMARANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Rabu, 14/10/2026. Luka fisik yang dialami Toga Markos dan kerusakan mobil yang dilaporkan terjadi dalam insiden di kawasan Gayamsari meninggalkan persoalan serius bagi keluarganya. Kini, Louise Rajagukguk berharap ada kejelasan hukum atas dugaan pengeroyokan yang menimpa suaminya.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 05.00 WIB di lampu lalu lintas depan Lotte Mart, Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan awal korban, kejadian bermula ketika dirinya dalam perjalanan pulang setelah mengantar istrinya ke Stasiun Tawang. Persoalan diduga muncul akibat kesalahpahaman di jalan yang berkaitan dengan dugaan kendaraan korban hampir menyerempet pengendara sepeda motor.

Korban mengaku tidak merasa melakukan tindakan tersebut. Meski demikian, situasi disebut berkembang hingga kendaraan korban berhenti di lampu merah.

Kaca belakang mobil Toyota Innova miliknya dilaporkan pecah setelah dihantam benda keras. Ketika turun dari mobil, korban mengaku dikeroyok oleh empat orang.

Akibat kejadian itu, empat gigi bagian atas korban dilaporkan patah, jari tangan kiri mengalami patah tulang, dan wajahnya terluka. Kerusakan pada kendaraan juga menambah beban yang harus dihadapi keluarga.

Louise Menanti Pengusutan Menyeluruh

Di tengah kondisi suaminya setelah kejadian, Louise Rajagukguk berharap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Erlin Tang Jaya, memberikan perhatian terhadap penanganan perkara tersebut.

Harapan keluarga sederhana: peristiwa yang dialami Toga Markos dapat diungkap secara terang, pihak-pihak yang diduga terlibat diperiksa, dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Keluarga juga berharap dugaan perusakan mobil tidak terlepas dari rangkaian peristiwa yang sedang ditelusuri. Setiap bukti, keterangan saksi, dan informasi lain yang relevan diharapkan diperiksa untuk membantu mengungkap kejadian secara utuh.

Bagi keluarga, kepastian hukum menjadi penting agar persoalan tersebut tidak menyisakan tanda tanya berkepanjangan.

Pesan untuk Polri: Lindungi Korban, Tegakkan Hukum

Louise berharap semangat “Polri Bersama Masyarakat” benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan perlindungan dan keadilan.

Penanganan yang profesional, transparan sesuai ketentuan, serta tidak memihak diharapkan menjadi bukti bahwa setiap laporan masyarakat mendapat perhatian berdasarkan fakta dan alat bukti.

Pemberantasan premanisme juga diharapkan diwujudkan melalui penindakan terhadap kekerasan yang terbukti melanggar hukum, bukan sekadar menjadi slogan.

Keluarga menaruh harapan kepada Polrestabes Semarang untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi, memastikan proses hukum berjalan, dan memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut perkara.

Sebab, bagi keluarga korban, keadilan bukan hanya tentang siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban. Keadilan juga berarti memperoleh kepastian bahwa peristiwa yang menimpa orang terdekat mereka ditangani secara sungguh-sungguh. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean Solar Mengular hingga Macet di Jalan A. Yani KM 74, Warga Desak Pertamina Audit Dugaan Praktik Pelangsiran di SPBU 64.706.09 Simpang Empat
EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:05 WIB

“Kami Hanya Ingin Keadilan,” Louise Rajagukguk Berharap Kasus Dugaan Pengeroyokan Suaminya Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Antrean Solar Mengular hingga Macet di Jalan A. Yani KM 74, Warga Desak Pertamina Audit Dugaan Praktik Pelangsiran di SPBU 64.706.09 Simpang Empat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:59 WIB

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional

Berita Terbaru

Berita

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:59 WIB