Kepala BAIS TNI Mundur, Empat Anggota Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

- Kontributor

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tribuncakranews.com – Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Yudi Abrimantyo, resmi meletakkan jabatannya pada Rabu (25/3/2026). Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlibatan empat anggota BAIS dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus.

Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, di tengah proses penyidikan yang masih berlangsung oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Kasus ini mencuat setelah empat prajurit BAIS TNI, masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES, diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, yang diketahui menjabat sebagai Wakil Koordinator KontraS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penegakan hukum, keempat tersangka telah diamankan dan ditahan di Pomdam Jaya sejak Rabu (18/3/2026). Hal tersebut disampaikan oleh Yusri Nuryanto, yang menegaskan bahwa para pelaku akan diproses melalui mekanisme peradilan militer sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyerahan jabatan Kabais TNI dilakukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Hingga berita ini diturunkan, pihak TNI belum mengumumkan secara resmi sosok yang akan menggantikan posisi strategis tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan memunculkan sorotan terkait transparansi serta akuntabilitas dalam penegakan hukum di lingkungan militer, khususnya dalam menangani kasus yang melibatkan aparat internal.

Penyidikan oleh Puspom TNI masih terus berlangsung guna mengungkap secara tuntas motif dan peran masing-masing tersangka dalam insiden tersebut. Agus(*)

**Beberapa sumber

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kaliwungu Cek Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Aktivitas Tidak Ditemukan
Wajah Rusak, Dugaan Kelalaian Terkuak :  Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar, Advokat Sugiyono Mencoba Bongkar Fakta Mengejutkan
Arena Sabung Ayam Diduga Kembali Marak di Kaliwungu Selatan, Polisi Diminta Bertindak Tegas
Halal Bihalal Warga RT 04 Rw 01 di Kopi Joss Gunungpati Berlangsung Hangat, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan
Dilaporkan Sejak 2023, Kasus Pengeroyokan Jurnalis Di Majalengka Mandek: 6 Terduga Pelaku Bebas, Polres Bungkam di 3 Era Kapolres
Meski Sudah Berulang Kali Dipublikasikan di Media Judi Dadu Putar Warung Pak Kulit Terus Beroperasi dan Semakin Merajalela
Pelaku Pembunuhan di Batu Urip Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Diduga Dipicu Konflik Warisan
SKANDAL MINI ZOO PURWOREJO: Rp6,5 Miliar Raib, Siapa Dilindungi? Kepala Dinas “Diamankankah”?
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Polsek Kaliwungu Cek Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Aktivitas Tidak Ditemukan

Senin, 13 April 2026 - 10:39 WIB

Wajah Rusak, Dugaan Kelalaian Terkuak :  Venice Aesthetic Clinic Digugat Rp1 Miliar, Advokat Sugiyono Mencoba Bongkar Fakta Mengejutkan

Minggu, 12 April 2026 - 20:20 WIB

Arena Sabung Ayam Diduga Kembali Marak di Kaliwungu Selatan, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Minggu, 12 April 2026 - 18:06 WIB

Halal Bihalal Warga RT 04 Rw 01 di Kopi Joss Gunungpati Berlangsung Hangat, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:42 WIB

Dilaporkan Sejak 2023, Kasus Pengeroyokan Jurnalis Di Majalengka Mandek: 6 Terduga Pelaku Bebas, Polres Bungkam di 3 Era Kapolres

Berita Terbaru

Berita

Membedah Gurita Proyek Badan Gizi Nasional

Senin, 13 Apr 2026 - 10:48 WIB