Ketika Kaki-Kaki Tua Tak Lagi Perlu Mengayuh Berat: Cerita 260 Penarik Becak Garut yang Kini Punya ‘Kuda Besi’ Listrik

- Kontributor

Rabu, 30 September 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Tribuncakranews.com – Usia 70 hingga 80 tahun seharusnya menjadi masa untuk menimang cucu di rumah. Namun bagi sebagian orang tua di Garut, jalanan terjal dan kayuhan becak berat masih menjadi jalan ninja demi menyambung hidup.

Selasa (29/9/2026), pemandangan haru sekaligus membahagiakan menyeruak di Gedung Pendopo Garut Kota. Sebanyak 260 penarik becak lanjut usia (lansia) resmi “pensiun mengayuh” setelah menerima hibah becak listrik gratis dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Bukan lagi sekadar alat transportasi, becak ramah lingkungan ini hadir sebagai simbol “napas baru” bagi mereka yang rentan tergerus zaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sensasi Naik Becak “Sultan”: Luas, Lembut, dan Anti-Tanjakan

Tak cuma para pengemudi yang semringah, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, bahkan tak tahan untuk tidak menjajalnya langsung. Usai mencoba duduk di kursi penumpang, Putri menyebutnya seperti naik transportasi kelas premium yang ramah ibu-ibu.

“Kalau becak biasa dua orang sering sempit, yang ini lalega (sangat luas). Terus jalannya lembut banget, enggak kerasa digowes.

Kasihan kan kalau biasanya liat abangnya ngos-ngosan (karunya ka emangna). Sekarang moal hariwang (enggak usah khawatir) lagi kalau ketemu tanjakan. Tinggal gas listrik, intinya jauh lebih nyaman!” ungkap Putri.

Selain bikin kenyamanan penumpang naik kelas, becak listrik ini diproyeksikan jadi daya tarik wisata baru di Garut. Wisatawan kini bisa city tour keliling kota dengan santai, tanpa perlu merasa “merasa bersalah” melihat pengayuhnya mandi keringat.

Baca Juga:  Ketua FKPM dampingi YKPI Salurkan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu di Gor Desa Bungbulang

 

Dapur Pacu & Proteksi: Baterai 30 Km dan Bebas Biaya Servis

Direktur Operasi Yayasan GSN, Brigjen TNI (Purn) Sudarwo Aris Nurcahyo, membeberkan bahwa becak masa depan ini dibekali baterai yang sanggup menempuh jarak hingga 30 kilometer dalam sekali isi ulang.

Tak cuma membagikan unit, pihak penyelenggara juga memastikan para lansia ini tak dibebani biaya perawatan:

Hak Milik 100%: Diberikan secara cuma-cuma tanpa skema cicilan atau sewa.

Garansi Perbaikan & Sparepart: Bekerja sama dengan produsen lokal untuk servis gratis dan jaminan suku cadang.

Prioritas Usia 55+: Difokuskan penuh untuk pengayuh senior yang kerap tak sanggup bersaing dengan transportasi modern.

 

“Terima Kasih, Pak Presiden…”

Bagi Samsul, penarik becak asal Karangpawitan, bantuan ini lebih dari sekadar kendaraan baru—ini adalah bentuk penghargaan atas keringat yang ia curahkan bertahun-tahun di jalanan. Beban fisiknya kini jauh berkurang, dan asa untuk membawa pulang rezeki yang lebih layak kini melipat ganda.

Dengan hadirnya 260 becak listrik ini, Garut tak hanya makin ramah lingkungan, tetapi juga makin humanis bagi para pejuang nafkah di usia senja.

Penulis : Enje

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kudus Gandeng BPJS Kesehatan, 548 Warga Rentan Diverifikasi untuk Perlindungan JKN
Penerangan Jalan Pemkab Jombang Sukses Rampungkan Mayoritas Paket PJU PIK Fokus pada Dampak Masyarakat
Sosialisasikan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis dan Antipungli
Pangdam IV/Diponegoro Sambut Kepulangan Prajurit Purna Satgas Pamtas RI-PNG dengan Penuh Kebanggaan
Irdam IV/Diponegoro Pimpin Entry Meeting Verifikasi Sertijab Pangdam dan Ketua YKJ Cabang III Diponegoro
Dugaan Gudang Penimbunan Solar Ilegal di Demak Terbongkar
Sengketa Pelayanan Medis Anak dengan Klinik All About Care Berakhir Damai, Orang Tua Sebut Ada Permintaan Maaf dan Ganti Rugi
Progres Disebut Capai 87 Persen, Muhammad Rofiq dan Purwanto Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembangunan kepada Satpol PP Kota Salatiga
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Kudus Gandeng BPJS Kesehatan, 548 Warga Rentan Diverifikasi untuk Perlindungan JKN

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Penerangan Jalan Pemkab Jombang Sukses Rampungkan Mayoritas Paket PJU PIK Fokus pada Dampak Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Sosialisasikan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis dan Antipungli

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Sambut Kepulangan Prajurit Purna Satgas Pamtas RI-PNG dengan Penuh Kebanggaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Irdam IV/Diponegoro Pimpin Entry Meeting Verifikasi Sertijab Pangdam dan Ketua YKJ Cabang III Diponegoro

Berita Terbaru