Langit Garut Basah oleh Doa: Sinergi Haru Terpantau di Pakenjeng, Mekarmukti Bungbulang, Ulama dan Warga Pasrahkan Diri Serentak di Kabupaten Garut 

- Kontributor

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Tribuncakranews com – Suasana khusyuk dan penuh keharuan menyelimuti wilayah Kabupaten Garut. Di bawah naungan langit yang sama, ribuan warga bersama jajaran pemerintah dan para ulama tertunduk pasrah, melangitkan doa dan harapan demi keselamatan, kedamaian, serta keberkahan tanah kelahiran mereka.

 

Gerakan keagamaan masif ini lahir dari ketulusan hati dan kepedulian bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Surat Himbauan bernomor 400.8/5533/KESRA tertanggal 7 Oktober 2026, Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., mengajak seluruh aparatur pemerintah hingga pelosok warga untuk berdiri dan bersimpuh bersama pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 07.30 WIB.

Surat tersebut bukan sekadar seruan dinas, melainkan ajakan untuk saling berpegangan tangan memohon pertolongan dan perlindungan Sang Pencipta agar pembangunan daerah berjalan lancar dan warga hidup tenteram.

 

Gemuruh Doa Menembus Langit di Berbagai Kecamatan

Pesan haru tersebut menyentuh hati masyarakat di berbagai sudut kecamatan, yang langsung menyambutnya dengan gema zikir dan tawakal, diantaranya di wilayah

 

Kecamatan Bungbulang: Melangitkan Asa Keselamatan

Di Mesjid Besar Kecamatan Bungbulang, suasana haru terasa membuncah sejak pagi pukul 08.00 WIB.

Mengusung tema “Bersama Ulama dan Pemerintah, Melangitkan Doa untuk Keselamatan dan Kemajuan Masyarakat Bungbulang”, para ulama dan pejabat pemerintahan duduk bersanding rapat dengan warga.

Tidak ada batas di antara mereka; semua menyatu dalam isak tangis dan ketulusan doa, memohon agar daerah mereka dijauhkan dari marabahaya.

Baca Juga:  Brimob Jateng Panen 8 Ton Jagung di Kendal, Wujud Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional

 

Kecamatan Pakenjeng: Bersimpuh Demi Kedamaian Bersama

Lantunan zikir juga menggema syahdu di Masjid Besar Al Falah Sindangratu, Desa Jatiwangi. Mulai pukul 07.30 WIB, jajaran Muspika, MUI, dan ribuan jamaah Pakenjeng berkumpul memadati area masjid.

Dalam keheningan yang menyentuh jiwa, mereka memanjatkan permohonan agar setiap tetes keringat pembangunan diberi kelancaran dan membawa ketenteraman serta kesejahteraan bagi seluruh warga.

 

Dan di wilayah Kecamatan Mekarmukti: Air Mata dalam Sujud Shalat Istisqo

Pemandangan paling mengharukan tampak di Halaman Kantor Kecamatan Mekarmukti. Dipelopori oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mekarmukti, warga memadati lapangan beralaskan sejadah di bawah terik matahari untuk menunaikan Shalat Istisqo.

Dalam sujud yang panjang, warga menumpahkan air mata ketulusan, mengetuk pintu rahmat Allah SWT agar secepatnya menurunkan hujan yang penuh keberkahan untuk membasahi tanah mereka yang dahaga.

 

Satu Hati untuk Garut

Momen serentak pada Rabu pagi (14/10/2026). menjadi bukti betapa kuatnya kebersamaan masyarakat Garut ketika musibah, harapan, dan keimanan menyatu. Di antara hamparan sejadah dan tadahan tangan yang terangkat, tersimpan satu kerinduan mendalam: melihat Garut tumbuh menjadi daerah yang aman, damai, sejahtera, dan senantiasa berada dalam naungan berkah-Nya.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam IV/Diponegoro Ikuti Evaluasi KDKMP, Kawal Program untuk Kemandirian Ekonomi Desa
“Kami Hanya Ingin Keadilan,” Louise Rajagukguk Berharap Kasus Dugaan Pengeroyokan Suaminya Tuntas
Antrean Solar Mengular hingga Macet di Jalan A. Yani KM 74, Warga Desak Pertamina Audit Dugaan Praktik Pelangsiran di SPBU 64.706.09 Simpang Empat
EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Langit Garut Basah oleh Doa: Sinergi Haru Terpantau di Pakenjeng, Mekarmukti Bungbulang, Ulama dan Warga Pasrahkan Diri Serentak di Kabupaten Garut 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Ikuti Evaluasi KDKMP, Kawal Program untuk Kemandirian Ekonomi Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:05 WIB

“Kami Hanya Ingin Keadilan,” Louise Rajagukguk Berharap Kasus Dugaan Pengeroyokan Suaminya Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Antrean Solar Mengular hingga Macet di Jalan A. Yani KM 74, Warga Desak Pertamina Audit Dugaan Praktik Pelangsiran di SPBU 64.706.09 Simpang Empat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Berita Terbaru