YOGYAKARTA, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro Ny. Dhieta Yuniar menghadiri acara Simfoni 1001 Pembatik di sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan kolosal ini diselenggarakan oleh KADIN DIY dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus memperingati Hari Batik Nasional 2026. Acara ini bertujuan mengukuhkan eksistensi batik sebagai warisan budaya otentik Yogyakarta yang telah diakui World Crafts Council sebagai Kota Batik Dunia.
Wakil Ketua Umum Koordinator 2 KADIN DIY, Gunarta Adibrata, menyampaikan bahwa momen ini merupakan bukti konkret komitmen bersama menjaga predikat kehormatan tersebut. Di sepanjang Jalan Malioboro, para pembatik mempraktikkan seni canting secara serentak dengan motif Sumbu Filosofi Yogyakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Batik bukan sekadar kain bermotif. Di balik selembar kain batik tersimpan proses panjang, ketelitian, kesabaran, serta doa dan filosofi mendalam. Penorehan canting motif Sumbu Filosofi ini menegaskan bahwa identitas budaya Yogyakarta tetap mengalir kuat di nadi masyarakatnya,” ujar Gunarta.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Noviar Rahmad, M.Si., menekankan pentingnya memaknai proses pembuatan batik tradisional di tengah era kecerdasan buatan (AI) dan modernisasi yang serba cepat.
“Batik tidak boleh direduksi hanya pada hasil akhirnya. Batik merupakan gabungan pengetahuan, keterampilan, dan nilai kehidupan yang diwariskan antar-generasi. Yang terpenting adalah menjaga agar prosesnya tetap hidup dan keterampilannya terus diwariskan ke ruang publik,” tegas Gubernur DIY.
Turut hadir dalam acara di antaranya Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Kepala Perwakilan BI DIY Sri Darmadi Sudibyo, Staf Kementerian Perindustrian RI Emmy Suryandari, serta Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam.(Red / Pur ) .














