Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara

- Kontributor

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com – Indonesia dikenal sebagai negara yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam melimpah: tambang, hutan, pertanian, perairan, dan energi yang seharusnya menjadi modal besar untuk menyejahterakan seluruh rakyat.

Namun kenyataan yang terasa di lapangan justru terbalik. Kekayaan alam itu seolah tak terhitung manfaatnya bagi keseharian masyarakat, sedangkan yang terus tercatat dan terasa nyata adalah beban pajak yang semakin lama semakin mencekik leher rakyat 7/07/2026.

Menyikapi ketimpangan yang mencolok ini, Teguh Supriyanto Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Wilayah Jawa Tengah akhirnya angkat bicara. Ia menilai kondisi ini adalah hal yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan jawaban yang jelas dari pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara kita kaya raya dengan sumber daya alam, tapi mengapa potensi kekayaan itu seolah tak pernah terhitung atau terasa dampaknya bagi kesejahteraan rakyat? Sebaliknya, yang bisa dihitung dengan rinci dan terus bertambah bebannya hanyalah pajak yang dipungut dari rakyat. Ini pertanyaan besar yang harus dijawab,” ujar Ketua IWOI Jateng.

Ia menegaskan bahwa selama ini terasa ada ketidakseimbangan yang sangat tajam: kekayaan alam yang seharusnya menjadi aset negara untuk membiayai pembangunan dan meringankan beban hidup warga, jalannya terasa tidak transparan, tidak terhitung secara terbuka, dan hasilnya sulit terlihat langsung. Sementara itu, berbagai jenis pungutan dan pajak terus bertambah, menyentuh hampir setiap aspek kehidupan mulai dari konsumsi, usaha kecil, hingga kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Irdam IV/Diponegoro Pimpin Entry Meeting BPK RI Terkait Binter Yonif TP

“Bila kondisi ini dibiarkan terus berlanjut tanpa ada perubahan, pertanyaannya jelas: semakin lama, apakah rakyat justru akan semakin menderita? Jika sumber daya alam tidak bisa dihitung dan tidak kembali memberi manfaat nyata, sedangkan beban pajak terus dipaksakan, maka beban hidup rakyat akan semakin berat, daya beli melemah, dan perekonomian bawah semakin tertekan,” tegasnya.

Ketua IWOI Jateng yang kental di pagil bong teguh juga mendesak adanya transparansi penuh dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan alam. Hasil pengelolaannya harus dapat dihitung secara terbuka, didistribusikan dengan adil, dan digunakan untuk mengurangi ketergantungan pemasukan negara dari beban pajak yang ditanggung rakyat.

“Kita tidak menolak kewajiban pajak, tapi pajak harus adil dan sebanding dengan kesejahteraan yang didapat. Jangan sampai negara kaya, tapi rakyatnya tetap miskin karena dipaksa menanggung beban sendirian. Pengelolaan kekayaan alam harus dibuka hitungannya, agar rakyat tahu kemana perginya hasilnya,” pungkasnya.

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Wali Kota Cup Golf 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Daerah
Penegakan Hukum terhadap Korporasi yang Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan
Camat Kedungbanteng Sosialisasikan UHC Banyumas di Haul Massal dan Peringatan Hari Santri 2026
Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan, Abdul Manan dan Sekjen AJI Soroti Tata Kelola HPN, Dorong Dewan Pers Jadi Penanggung Jawab
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Awarding Night Karang Taruna 2026, Untuk Mendorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan
Kapolres Semarang Shalat Jumat Keliling, ajak warga lapor 110 apabila temuin gangguan Kamtibmas.
Jadikan Live TikTok sebagai Sarana Judi Online, Seorang Pria di Kudus ditangkap Polda Jateng
Berlaga di Satria Data 2026, 7 Tim Mahasiswa UNDIP Siap Tampil Optimal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Wali Kota Cup Golf 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Penegakan Hukum terhadap Korporasi yang Melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Camat Kedungbanteng Sosialisasikan UHC Banyumas di Haul Massal dan Peringatan Hari Santri 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan, Abdul Manan dan Sekjen AJI Soroti Tata Kelola HPN, Dorong Dewan Pers Jadi Penanggung Jawab

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Awarding Night Karang Taruna 2026, Untuk Mendorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru