JOMBANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Proyek penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) 2026 di Jombang terus dikebut.
Dari total 80 paket atau ruas jalan, 65 paket telah tuntas per 1 Oktober. Sementara 15 paket lainnya dijadwalkan rampung hingga Desember.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Sugianto melalui Kabid Lalu Lintas Yohan Kartika mengatakan, sekitar 65 ruas telah menyelesaikan pekerjaan fisik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada akhir September, sejumlah lokasi masih dalam tahap pembersihan dan pengangkutan sisa material. ”Kurang lebih 65 ruas atau kegiatan sudah selesai per 1 Oktober.
Akhir September kemarin masih ada kegiatan, seperti pembersihan dan sisa-sisa material itu belum dibersihkan. Seperti penandanya juga belum diambil,” katanya.
Setelah pekerjaan fisik rampung, Dishub tinggal menyelesaikan administrasi serah terima. Sementara 15 paket lainnya masih masuk jadwal pengerjaan hingga Desember. ”Masih ada, kami jadwalkan sampai Desember,” imbuhnya.
Sebagian besar paket yang tersisa memiliki nilai pekerjaan relatif kecil. Salah satunya berada di Kepanjen, Kecamatan Jombang.
Selain itu, dua paket PJU yang sebelumnya masuk proses tender telah menyelesaikan tahapan lelang. Paket pembangunan PJU K-146/145 Gajah-Bulurejo memiliki pagu Rp 598.213.800.
Paket tersebut dimenangkan PT Surya Bima Sakti Cemerlang asal Surabaya dengan nilai penawaran Rp 552.283.394.
Paket lainnya, pembangunan PJU D-132/D-099 Ngumpul-Sumbermulyo, memiliki pagu Rp 476.352.000. Tender dimenangkan PT Perwira Unggul Sumber Tehnik asal Surabaya dengan nilai penawaran Rp 455.502.530.
Secara keseluruhan, proyek PJU PIK 2026 mendapat alokasi Rp 13 miliar untuk 80 paket atau ruas jalan. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai Rp 10 miliar untuk 60 titik kegiatan














