Terkait Kejadian Penganiayaan di Bawen, Polres Semarang Berikan Keterangan

- Kontributor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Polres Semarang memberikan penjelasan terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pemuda berusia 21 tahun yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Korban, Aldi Fernando, warga Berokan, Kecamatan Bawen, diduga mengalami penganiayaan sebanyak dua kali pada awal Agustus 2026 dan Jumat 7 Agustus 2026.

Kasi Humas Polres Semarang AKP Budiyono mengatakan, meskipun peristiwa tersebut tidak dilaporkan secara resmi ke Polres Semarang, pihak kepolisian sudah melakukan langkah-langkah kepolisian dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian yang dialami korban.

“Berdasar pemeriksaan kepada korban saat didatangi oleh Personel Polres Semarang, Penganiayaan terjadi dua kali, yang pertama pada awal bulan Agustus dan yang kedua pada Jumat (7/8/2026),”Ujarnya Rabu (12/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa pertama terjadi saat korban sedang mengikuti kegiatan kerja bakti warga persiapan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 81, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban didatangi FU (20 Th) yang diketahui masih merupakan tetangga bahkan keluarga korban. Korban yang tidak menaruh curiga, kemudian diajak pergi dengan berboncengan sepeda motor.

Keduanya kemudian berhenti di sekitar kawasan Banaran Coffee. Di lokasi tersebut, FU diduga langsung melakukan pemukulan terhadap korban hingga korban terjatuh. Saat pelaku hendak memukul korban menggunakan batu, Aldi kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri dari lokasi.

Belum selesai persoalan tersebut, dugaan penganiayaan kembali terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 00.05 WIB. Saat itu, korban sedang berada di rumah temannya, Yusuf, di wilayah Ngasem, Kecamatan Bandungan. Korban kembali didatangi FU yang kemudian menjemputnya menggunakan mobil Gran Max. Di dalam kendaraan tersebut terdapat beberapa 5 orang yang diduga rekan FU.

Baca Juga:  Satu Lagi Pengedar Obaya di Sragen Berhasil Dibekuk, Satresnarkoba Sita Ribuan Pil Berbahaya dari Rumah Pelaku

Setelah Yusuf dan Aldi masuk ke dalam kendaraan, Aldi diduga kembali menjadi sasaran penganiayaan. FU disebut menendang dan memukuli korban, bahkan menggunakan knalpot. Sejumlah orang yang berada di dalam kendaraan sempat berusaha melerai aksi tersebut. Namun, upaya itu disebut mendapat ancaman dari FU. Korban kemudian dibawa berkeliling menggunakan kendaraan tersebut dan selama perjalanan kembali mengalami penganiayaan.

“Orang-orang di dalam mobil sempat akan melerai, tapi diancam FU karena ini urusan pribadi dan diduga masalah asmara dimana korban diketahui pelaku, pernah memboncengkan perempuan yang menjadi teman dekat palaku. Kemudian korban juga dibawa berkeliling dan selama perjalanan terus dianiaya, hingga pukul 03.00 WIB korban bersama Yusuf diturunkan di Berokan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang,” jelas Budiyono.

Setelah diturunkan, korban kemudian menghubungi temannya untuk meminta bantuan. Aldi selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk mendapatkan perawatan dan sempat menjalani rawat jalan.

Namun, karena rasa sakit yang masih dirasakan, korban kemudian kembali dibawa oleh orangtuanya ke rumah sakit hingga akhirnya menjalani perawatan lebih lanjut.

Iptu Budiyono menegaskan, hingga saat ini belum ada laporan terkait kejadian tersebut. “Jadi meskipun kami sudah meminta keterangan korban maupun saksi saki lain, namun hingga saat ini dari pihak korban tidak kunjung juga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Bawen, maupun Polres Semarang.” Tegasnya.

 

Agus/Red

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari 30 Titik Sabu, Pengembangan Dit Resnarkoba Polda Jateng Mengarah ke Warga Binaan Lapas Sragen
Sultan Agung Fun Run 2026 Diikuti 10.600 Peserta, Semarak HUT ke-81 RSI Sultan Agung Semarang
Korem 072/Pamungkas Turunkan Truk Damkar, Bantu Jinakkan Api di Hamzah Batik Yogyakarta
Banyak Kejanggalan, Ketua FWJI Jateng Soroti Proyek Pengendali Banjir Sungai Tipar 27 September 2026
Kodim 0207/Simalungun Gelar Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI Peringati HUT Ke-81 TNI.
Pangdam IV/Diponegoro Dorong Atlet Menembak Kejar Prestasi Nasional dan Internasional
Pemilik Family Bakery Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Gandeng LSM Tamperak
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Kades Karang Getas Tetap Produktif Berjualan Semangka dan Melon
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:22 WIB

Dari 30 Titik Sabu, Pengembangan Dit Resnarkoba Polda Jateng Mengarah ke Warga Binaan Lapas Sragen

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Sultan Agung Fun Run 2026 Diikuti 10.600 Peserta, Semarak HUT ke-81 RSI Sultan Agung Semarang

Senin, 28 September 2026 - 09:25 WIB

Korem 072/Pamungkas Turunkan Truk Damkar, Bantu Jinakkan Api di Hamzah Batik Yogyakarta

Senin, 28 September 2026 - 06:10 WIB

Banyak Kejanggalan, Ketua FWJI Jateng Soroti Proyek Pengendali Banjir Sungai Tipar 27 September 2026

Minggu, 27 September 2026 - 19:52 WIB

Kodim 0207/Simalungun Gelar Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI Peringati HUT Ke-81 TNI.

Berita Terbaru