TNI Kembali Evakuasi 4 Pendulang Emas Korban Teror OPM di Pegunungan Bintang

- Kontributor

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEGUNUNGAN BINTANG Papua,Tribuncakranews. com – Koops TNI Habema kembali berhasil mengevakuasi empat orang pendulang emas dari lokasi tambang Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pasca aksi penyerangan dan kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo.

Evakuasi dilakukan pada Selasa (26/5/2026) di tengah situasi keamanan yang masih mencekam usai insiden pembantaian terhadap warga sipil yang menewaskan 11 orang.

Empat warga yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu. Mereka dievakuasi menggunakan satu unit perahu long boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stibanya di lokasi, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan oleh aparat terkait.

Dengan tambahan empat korban selamat tersebut, total sebanyak 48 pendulang emas bersama lima pengemudi long boat telah berhasil dievakuasi dari kawasan tambang Kawe menuju Pelabuhan Iwot dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Kampung Cikolotok Barukaliki Berhasil Dipadamkan Damkar Bungbulang dan Warga

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol M. Wirya Arthadiguna, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pengamanan dan patroli di wilayah rawan guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah. Aktivitas tambang tanpa izin dinilai berpotensi memicu konflik sosial, gangguan keamanan, serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, aparat TNI masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang diduga bertanggung jawab atas aksi teror terhadap masyarakat sipil di wilayah Pegunungan Bintang.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Layanan Lebih Mudah dan Transparan: BRI Life dan BPJS Kesehatan Hadirkan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:59 WIB

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Berita Terbaru

Berita

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:59 WIB