Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas

- Kontributor

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng–Kota Semarang, Tribuncakranews.com  | Proses seleksi penerimaan Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Polda Jawa Tengah terus berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Setelah mengikuti Sidang Kelulusan Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II), para peserta yang lolos kini mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi lanjutan di tingkat Panitia Daerah (Panda) sebelum melangkah ke seleksi tingkat pusat.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat di tingkat daerah akan berada di Akademi Kepolisian Semarang untuk mengikuti seleksi tingkat Panitia Pusat (Panpus). Pada tahapan tersebut, para peserta akan menjalani serangkaian tes, mulai dari uji akademik, wawancara psikologi, Uji Kemampuan Jasmani, hingga pemeriksaan penelusuran mental dan kepribadian yang berlangsung sepanjang bulan Juli 2026. Hasil akhir seleksi akan ditentukan melalui Sidang Akhir Tingkat Panpus.

Dalam keterangan nya di Mapolda Jateng, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara profesional, objektif, dan terbuka dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekrutmen Akpol hanya dilaksanakan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur titipan, perlakuan istimewa, maupun bentuk intervensi lainnya. Semua peserta memiliki peluang yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan serta hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Artanto. Rabu (10/6).

Baca Juga:  Satreskrim Polres Kendal Ungkap Kasus Polisi Gadungan, Dua Pelaku Dibekuk di Semarang

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Prinsip tersebut menjadi komitmen Polri dalam mewujudkan sistem rekrutmen yang kredibel, profesional, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara bersih dan transparan. Setiap peserta dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas calon anggota Polri yang akan direkrut,” jelasnya.

Kabid Humas juga mengingatkan kepada seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Polri maupun oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah imbalan.

“Pendaftaran dan seluruh proses seleksi Akpol tidak dipungut biaya. Kami mengimbau peserta dan keluarga untuk tidak mempercayai siapa pun yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kesiapan, dan hasil yang dicapai peserta dalam setiap tahapan seleksi,” tegasnya.

Melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas tersebut, diharapkan dapat terpilih calon-calon perwira Polri yang unggul, berkarakter, memiliki integritas tinggi, serta siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Kabid Humas Polda Jateng

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Cepat Tim Damkar Garut Gagalkan Amukan Si Jago Merah di Margawati, Aset Miliaran Rupiah dan 14 Jiwa Selamat!
Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo
Musim Kemarau Tiba, Polsek Mekarmukti Polres Garut Imbau Warga Waspada Kebakaran
Lapas Pati Gandeng Dinas Kesehatan dan Dokter Polresta Pati Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas dan Warga Binaan
Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kudus, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Gunungkidul Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting, Prevalensi Turun Jadi 16,62 Persen
Wali Kota Jakarta Timur Donorkan Darah pada Peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan
Anggota Satgas TMMD, Ormas, Linmas & Masyarakat Tancap Gas Kerjakan Pembongkaran Begesteng dan Pemerataan Tanah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:21 WIB

Aksi Cepat Tim Damkar Garut Gagalkan Amukan Si Jago Merah di Margawati, Aset Miliaran Rupiah dan 14 Jiwa Selamat!

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:19 WIB

Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:43 WIB

Musim Kemarau Tiba, Polsek Mekarmukti Polres Garut Imbau Warga Waspada Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:16 WIB

Lapas Pati Gandeng Dinas Kesehatan dan Dokter Polresta Pati Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas dan Warga Binaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:36 WIB

Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kudus, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terbaru

Berita

Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:19 WIB