Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

- Kontributor

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut, melalui Damkar UPT Pamengpek. Kali ini, bukan kobaran api yang mereka taklukkan, melainkan sebuah cincin yang menjepit erat jari seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga membengkak dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

​Peristiwa ini bermula dari rasa iba warga Kampung Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Setiap hari, warga merasa tidak tega melihat penderitaan sang ODGJ yang terus-menerus merintih kesakitan akibat luka di jarinya. Karena cincin tersebut sudah terlalu sempit dan tertanam di kulit yang membengkak, warga akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan ahli.

Respon Cepat Petugas Damkar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Laporan kedaruratan non-kebakaran ini resmi diterima oleh Pos Damkar Pameungpeuk pada Rabu (10/6/2026) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Mendengar adanya warga yang membutuhkan pertolongan darurat, petugas tanpa buang waktu langsung bersiap.

​”Laporan kami terima jam 10.00 WIB. Anggota langsung bergerak ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer demi membebaskan korban dari rasa sakitnya,” ujar salah satu petugas Damkar Hendra Santoso, S.E.

Baca Juga:  Jalan Gunung Gedogan Longsor Lagi, Akses Bungbulang–Caringin Sempat Terhambat

​Menggunakan peralatan khusus seperti gerinda mini (mini grinder) dan pelindung jari, tim rescue Damkar Pameungpeuk bergegas menuju Kampung Santolo.

​Proses Evakuasi Penuh Kehati-hatian

​Evakuasi pelepasan cincin pada ODGJ memiliki tantangan tersendiri dibandingkan warga biasa.

Petugas harus melakukan pendekatan secara persuasif agar korban tidak panik atau mengamuk saat proses pemotongan cincin berlangsung.

​Dengan kesabaran tinggi, sedikit demi sedikit logam yang menjepit jari korban berhasil dipotong dengan presisi tanpa melukai kulitnya yang sudah telanjur infeksi.

Setelah beberapa saat yang menegangkan, cincin tersebut akhirnya berhasil dilepaskan, memicu helaan napas lega dari warga sekitar yang menyaksikan.

​Aksi cepat tanggap.

Damkar Pameungpeuk ini menuai banyak pujian dari masyarakat setempat. Warga mengapresiasi dedikasi para petugas yang tidak pandang bulu dalam memberikan pertolongan, membuktikan bahwa Damkar selalu siap hadir di tengah kesulitan masyarakat, apa pun bentuknya.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Empat SPPG di Ngadirojo Distribusikan Ribuan Porsi MBG, Polres Wonogiri Pastikan Berjalan Aman dan Lancar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru