Air Mata Berganti Doa, KH Ahmad Husaeni Rangkul Jiwa-Jiwa yang Terluka Pascakebakaran di Bungbulang

- Kontributor

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com 

Puing-puing hitam sisa kayu yang terbakar masih menyisakan bau hangus yang menyengat di Kampung Batukutil, RT 04 RW 05, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Bagi Ibu Kamilah, sang cucu Rizqi, dan Bapak Opa Mustopa (pemilik pabrik tempe), Selasa dini hari itu seolah menjadi malam yang merenggut segalanya. Rumah tempat berteduh dan tempat mencari nafkah, ludes tak tersisa hanya dalam waktu 30 menit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trauma mendalam dan duka yang menyesakkan dada tampak jelas di wajah mereka.

Kehilangan tempat tinggal secara tiba-tiba menyisakan kehampaan yang luar biasa. Namun, di tengah keputusasaan itu, secercah cahaya ketenangan hadir.

Kehadiran Ketua DPAC FKDT Kecamatan Bungbulang, KH Ahmad Husaeni, di lokasi bencana membawa suasana haru yang mendalam. Alih-alih hanya sekadar datang berkunjung, tokoh agama yang disegani ini hadir untuk merengkuh jiwa-jiwa yang sedang terguncang.

Lewat untaian kalimat tausiyahnya yang sejuk, beliau menyiramkan kedamaian ke hati para korban yang sedang terluka.

“Kami datang memberikan tausiyah lebih untuk ketenangan jiwa mereka dan keyakinannya bahwa ini semua takdir Allah. Dan setiap takdir pasti akan mendatangkan hikmah sesuai dengan kadar dan keyakinannya,” tutur KH Ahmad Husaeni dengan nada yang teduh dan penuh empati.

Baca Juga:  SINERGI LEMBAGA DAN PERS. KETUA DPD GWI KALSEL ISWANDI SILATURAHMI KE KANTOR TTKKBI BANTEN

Seketika, suasana di lokasi berubah haru. Isak tangis yang tadinya dipenuhi rasa syok dan sedih, perlahan berubah menjadi kekhusyukan doa. Pencerahan spiritual yang diberikan KH Ahmad Husaeni seolah menjadi obat penawar bagi batin mereka yang sedang rapuh.

“Alhamdulillah dengan ini mereka terhibur (dan sedikit lega),” tandasnya

Kronologi yang Menyisakan Sesal

Peristiwa memilukan ini bermula pada pukul 10.30 WIB, saat Rizqi menyalakan tungku dapur untuk memasak mie instan. Seingat Rizqi, setelah selesai memasak, ia sudah memadamkan bara api di tungku tersebut, bahkan sempat menyiramnya dengan air.

Namun takdir berkata lain. Bara api yang dikira sudah mati rupanya masih menyimpan sekam di dalamnya. Tanpa disadari, api diam-diam menjalar, membesar, dan langsung melahap bagian atap dapur.

Dalam sekejap, amukan si jago merah merembet ke seluruh bangunan rumah Ibu Kamilah hingga menjangkau bangunan pabrik tempe milik Opa Mustopa yang berada di sebelahnya.

Hanya dalam waktu setengah jam, semua harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun runtuh menjadi abu. Kendati menyisakan trauma psikologis yang berat, kehadiran para tokoh seperti KH Ahmad Husaeni menguatkan keyakinan para korban: bahwa di balik puing yang hangus, Allah sedang menyiapkan hikmah dan ganti yang lebih indah.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Purworejo Perkuat Pencegahan Tawuran, Puluhan Pelajar Diberi Pembinaan
DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK WARTAWAN, LSM DAN ORMAS, SEJUMLAH PIHAK SIAP LAPORKAN AKUN TIKTOK @ABAH80 KE APH
Polda DIY Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Komoditas Bersubsidi bagi Masyarakat
Peserta Aksi Tiba di Johar, Personel Polda Jateng Layani dan Arahkan Kendaraan agar Tak Ganggu Lalu Lintas
Kedepankan Dialog Persuasif dan Humanis, Polwan Negosiator Polda Jateng Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Tanpa Ganggu Aktivitas Masyarakat
Didiskualifikasi Saat Unggul 5-1, GWI Kota Tangerang Protes Dugaan Diskriminasi di Ajang Fun Futsal Walikota Cup
Kapolres Sragen Cek Kesiapan Anggota Hadapi Situasi Kontingensi
Polres Wonogiri Siapkan Personel Hadapi Situasi Kontijensi dan Aksi Unras
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Polres Purworejo Perkuat Pencegahan Tawuran, Puluhan Pelajar Diberi Pembinaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:36 WIB

DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK WARTAWAN, LSM DAN ORMAS, SEJUMLAH PIHAK SIAP LAPORKAN AKUN TIKTOK @ABAH80 KE APH

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Polda DIY Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Komoditas Bersubsidi bagi Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Peserta Aksi Tiba di Johar, Personel Polda Jateng Layani dan Arahkan Kendaraan agar Tak Ganggu Lalu Lintas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Kedepankan Dialog Persuasif dan Humanis, Polwan Negosiator Polda Jateng Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Tanpa Ganggu Aktivitas Masyarakat

Berita Terbaru