Polres Purworejo Bongkar Jaringan Pengedar Pil Koplo

- Kontributor

Senin, 13 Juli 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO Tribuncakranews.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purworejo berhasil membongkar jaringan peredaran sediaan farmasi ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu di wilayah hukum Kabupaten Purworejo. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pemuda berinisial HBP (18), warga Kelurahan Mudal, Kecamatan Purworejo, beserta sejumlah barang bukti obat keras.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Tatag Trawang Tungga Mapolres Purworejo, Senin (13/7) siang. Mewakili Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, Wakapolres Kompol Nana Edi Sugito memimpin langsung jalannya rilis dengan didampingi Kasat Narkoba AKP Amirudin Zulkarnain dan Kasi Humas AKP Ida Widaastuti

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompol Nana menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran obat-obatan berbahaya yang meresahkan warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba segera bergerak melakukan penyelidikan dengan metode penyamaran (undercover).

“Petugas di lapangan mencurigai seorang pria yang tengah nongkrong di pinggir jalan wilayah Kelurahan Purworejo. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan singkat, tim menemukan dua plastik klip kecil berisi total 10 butir pil putih berlogo ‘Y’ atau yang biasa dikenal sebagai pil sapi,” ujar Kompol Nana.

Dari interogasi awal di lokasi, pria yang belakangan diketahui bernama Galang tersebut mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang bernama Bayu. Ia membeli 10 butir pil seharga Rp 50.000 langsung di sebuah rumah milik Ngalimun yang beralamat di Dusun Kayulawang RT 002/RW 002, Kelurahan Mudal, Kecamatan Purworejo. Polisi mencatat tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan utama ini terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026 silam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Bergerak cepat melakukan pengembangan, petugas langsung menyambangi rumah tersebut dan berhasil membekuk Bayu. Dalam penggeledahan lanjutan, polisi kembali menemukan satu klip plastik berisi satu butir pil berlogo ‘Y’ serta satu strip obat penenang jenis Trihexyphenidyl tablet 2 mg sebanyak enam butir yang disembunyikan di dalam bungkus rokok merk Mozza.

Baca Juga:  VIRAL DI MEDIA SOSIAL: Tabrakan "Adu Banteng" Truk di Garut, 1 Meninggal dan 3 Kritis!

Berdasarkan pengakuan Bayu kepada penyidik, seluruh pasokan obat keras tersebut ia peroleh dari seorang pria berinisial HBP (18). Peredaran ini diduga kuat melibatkan jaringan lokal terputus, di mana nama lain berinisial Rogy, yang beralamat di Dusun Watubelah, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, kini juga tengah masuk dalam pengembangan penyelidikan.

Guna kepentingan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut, para terduga pelaku beserta barang bukti berupa 11 butir pil berlogo ‘Y’, enam butir Trihexyphenidyl, satu unit ponsel Vivo Y12, dan satu bungkus rokok Mozza langsung dibawa ke Mapolres Purworejo.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 435 Juncto Pasal 138 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Regulasi ini menegaskan ancaman pidana bagi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, khasiat, atau kemanfaatan dan mutu.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purworejo AKP Ida Widaastuti mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan lingkungan sekitar dalam mengawasi pergaulan remaja agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba dan obat-obatan ilegal.

Polres Purworejo juga meminta warga untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan tanpa izin di wilayah mereka. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang
Kapolresta Pati Beri Pengarahan Calon Pekerja Migran Korea, Tekankan Kompetensi dan Kedisiplinan
Warga Temukan Balita 2,5 Tahun Sendirian di Indomaret Tuntang, Polisi Bergerak Cepat Temukan Orang Tuanya.
Perencanaan Strategis Holding dalam Memonitor Kinerja Subholding
Revitalisasi TK PGRI Lemahjaya Banjarnegara Rp372,7 Juta Disorot, Pengurus Mengaku Tak Mengetahui RAB
Peringati Sumpah Pemuda, HUT DPD RI dan Milad Bang Japar dengan Donor Darah, Fahira Idris: Bersama Kita Rawat Persatuan dan Persaudaraan
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Gunungkidul Gandeng Garda Mawar dan Media Salurkan 100 Paket Sembako
Tantangan Masa Depan Keamanan Ditinjau dari Kompetensi Aparat dan Kurikulum Atributif Pendidikannya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Kapolresta Surakarta Beri Instruksi Keras ke Satres PPA dan PPO: Bersihkan Solo dari Prostitusi dan Perdagangan Orang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Kapolresta Pati Beri Pengarahan Calon Pekerja Migran Korea, Tekankan Kompetensi dan Kedisiplinan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Warga Temukan Balita 2,5 Tahun Sendirian di Indomaret Tuntang, Polisi Bergerak Cepat Temukan Orang Tuanya.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Perencanaan Strategis Holding dalam Memonitor Kinerja Subholding

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Revitalisasi TK PGRI Lemahjaya Banjarnegara Rp372,7 Juta Disorot, Pengurus Mengaku Tak Mengetahui RAB

Berita Terbaru