Garut, Tribuncakranews.com
Semangat nasionalisme membara di kawasan Bungbulang, Kabupaten Garut.
Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Komunitas Radio RJ menggelar aksi sosial yang menyentuh hati masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak 1 hingga 7 Agustus 2026, para anggota komunitas membagikan bendera kecil berbahan kain berkualitas kepada para pengendara roda dua.
Aksi simpatik ini menyasar berbagai titik strategis, salah satunya pangkalan ojek di simpang empat depan Indomaret, Jalan Raya Bungbulang, Desa Bungbulang, Kabupaten Garut, hingga merambah ke wilayah pemukiman dan jalan protokol lain di Kecamatan Bungbulang.
Menyemai Jiwa Patriotisme di Jalanan
Pemandangan merah putih kini menghiasi stang-stang sepeda motor para penarik ojek pangkalan.
Kebanggaan memeriahkan hari kemerdekaan serta rasa hormat yang mendalam kepada para pahlawan menjadi lecutan utama di balik gerakan ini.
“Kita tinggal enaknya memeriahkan kemerdekaan ini. Pengeluaran biaya dan waktu yang kita keluarkan hari ini sungguh tidak sebanding dengan para pejuang dulu yang mengorbankan segalanya—darah, harta, bahkan nyawa,” ujar Rika Rustika, Ketua Komunitas Radio RJ, saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Rika menegaskan bahwa momen setahun sekali ini harus diisi dengan aksi nyata yang membangkitkan ingatan kolektif masyarakat atas jasa para pahlawan bangsa.
”Ini bentuk rasa syukur kita. Semoga para pejuang yang telah gugur diterima di sisi-Nya, menjadi ahli surga, dan dicatat sebagai syuhada yang telah berjihad demi kemerdekaan bangsa,” tambahnya dengan penuh haru.
Antusiasme Warga dan Pengendara
Inisiatif sederhana namun bermakna dari Komunitas Radio RJ ini mendapat apresiasi hangat dari para tukang ojek dan pengguna jalan. Senyum sumringah terpancar saat bendera dipasangkan langsung di kendaraan mereka.
Melalui kibaran bendera kecil di pelosok Garut Selatan ini, Komunitas Radio RJ membuktikan bahwa merayakan kemerdekaan tak selalu harus dengan pesta megah—cukup dengan kepedulian, kebersamaan, dan rasa hormat yang tulus kepada sejarah bangsa.
(Enjang)














