Parodi Ibu Nur Sapuan Warnai Malam Tirakatan HUT RI ke-81 di Golden Hill, Sindir Perubahan Zaman

- Kontributor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com // Suasana malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Perumahan Golden Hill, Minggu (16/8/2026) malam, berlangsung meriah, hangat, dan penuh keakraban.

Warga Kalipepe, RT 04 RW 01, Pudakpayung, Kota Semarang, berkumpul dalam suasana kebersamaan. Selain doa dan refleksi untuk mengenang jasa para pahlawan, berbagai hiburan turut disuguhkan untuk memeriahkan malam kemerdekaan.

Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian warga adalah parodi yang dibawakan Ibu Nur Sapuan. Mengenakan busana tradisional, lengkap dengan topi lebar dan tongkat sebagai properti, ia tampil percaya diri menghibur warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, penampilan tersebut bukan sekadar mengundang tawa. Melalui humor dan gaya bicaranya yang khas, Ibu Nur Sapuan menyelipkan cerita tentang perjalanan hidup, bertambahnya usia, perubahan lingkungan, hingga pergeseran suasana kampung dari masa ke masa.

Ia memerankan sosok perempuan yang semakin bertambah usia dan harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Kelucuan semakin terasa ketika kisah tersebut dikaitkan dengan kondisi lingkungan yang dahulu masih asri, sejuk, dan nyaman.

“Dulu kalau mau bedakan pakainya bedak adem, anak muda sekarang facial biar kelihatan glowing,” menjadi salah satu guyonan yang langsung disambut gelak tawa warga.

Di balik candaan tersebut, terselip pesan sederhana namun cukup dalam. Perubahan zaman bukan hanya membuat manusia bertambah usia, tetapi juga ikut mengubah wajah lingkungan tempat mereka tinggal.

Baca Juga:  Anniversary ke-4, Brigade Joxzin Purworejo Tebar Kepedulian, Salurkan Sembako di Empat Wilayah

Dahulu suasana terasa adem karena pepohonan, ruang terbuka, dan lingkungan yang masih asri. Kini perkembangan permukiman dan perubahan kehidupan masyarakat membuat suasana tersebut perlahan berbeda. Hal yang dulu dianggap biasa, justru kini menjadi sesuatu yang dirindukan.

Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa waktu akan terus berjalan. Mereka yang hari ini masih muda, suatu saat juga akan mengalami perjalanan usia dan menyaksikan perubahan lingkungan sebagaimana yang dirasakan generasi sebelumnya.

Penampilan Ibu Nur Sapuan pun menjadi salah satu momen paling menghibur dalam malam tirakatan. Tawa warga pecah, tetapi di balik tawa tersebut terselip refleksi tentang kehidupan: manusia berubah, zaman berganti, dan lingkungan pun ikut berubah.

Malam tirakatan HUT RI ke-81 di Golden Hill akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Kebersamaan warga, doa untuk para pahlawan, hiburan, serta pesan tentang kehidupan berpadu dalam suasana kekeluargaan.

Dari panggung sederhana di tengah permukiman, Ibu Nur Sapuan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara sederhana, kreatif, dan penuh makna.

Dari tawa malam tirakatan terselip sebuah pesan: zaman boleh berubah, usia terus bertambah, tetapi kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan jangan sampai ikut hilang.

Penulis: Agus Sulistiawan N

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Tekankan Keselamatan Pasien dan Pengguna Jalan kepada Sopir Ambulans
Polda DIY Laksanakan Serah Terima Jabatan Dirreskrimum dan Kapolresta Yogyakarta
Silaturahmi Pengurus SMSI Jateng dengan KH Yusuf Cludhori Ikhtiar Meneguhkan SMSI Menjadi Benteng Idealisme dan Ukhuwah
Sinergi Strategis Pertahanan Negara, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi Tim Benchmarking Humas Dewan Pertahanan Nasional
Layanan Unggulan Kemenag Kota Semarang Hadir Lebih Dekat, 71 Jenis Pelayanan Dipercepat Lewat Inovasi Digital dan Semangat “SUMEH”
SABDOPALON Jombang Catat 19.888 Permohonan Surat, Tingkat Penyelesaian Tembus 97,6 Persen
Polres Kendal Ungkap Kasus Pembunuhan Donna, Lima Tersangka Ditangkap, Korban Diduga Dianiaya hingga Tewas
KJN TELUSURI SPPG JOGOYITNAN WONOSOBO, IPAL DAN STATUS PEMANFAATAN GEDUNG BLK JADI SOROTAN
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:46 WIB

Satlantas Polres Demak Tekankan Keselamatan Pasien dan Pengguna Jalan kepada Sopir Ambulans

Rabu, 4 November 2026 - 19:36 WIB

Polda DIY Laksanakan Serah Terima Jabatan Dirreskrimum dan Kapolresta Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:15 WIB

Silaturahmi Pengurus SMSI Jateng dengan KH Yusuf Cludhori Ikhtiar Meneguhkan SMSI Menjadi Benteng Idealisme dan Ukhuwah

Rabu, 4 November 2026 - 17:21 WIB

Sinergi Strategis Pertahanan Negara, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi Tim Benchmarking Humas Dewan Pertahanan Nasional

Rabu, 4 November 2026 - 16:27 WIB

Layanan Unggulan Kemenag Kota Semarang Hadir Lebih Dekat, 71 Jenis Pelayanan Dipercepat Lewat Inovasi Digital dan Semangat “SUMEH”

Berita Terbaru