PIN Bangga dan Haru Kawal Dawuh Ulama: Prof. Said Aqil Siroj Bakar Semangat Kader di Tambakberas

- Kontributor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM 

Suasana haru dan khusyuk menyelimuti Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sepanjang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 pada 27–31 Agustus 2026.

​Di tengah momen bersejarah ini, jajaran pengurus dan anggota Pejuang Islam Nusantara (PIN) hadir membawa semangat pengabdian tinggi untuk mengawal dawuh para ulama demi menjaga keutuhan bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Pembina sekaligus Penasihat PIN, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., menjadi pemicu kebanggaan dan haru para kader.

​Pesan Kiai Said untuk Kader PIN

​Dakwah Moderat: Menegaskan pentingnya dakwah yang santun, merangkul, dan membawa kedamaian.

​Aksi Nyata: Mendorong kader untuk membawa spirit perjuangan dari media sosial hingga ranah kehidupan sehari-hari.

​Menjaga NKRI: Memperkokoh barisan untuk merawat ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah serta memelihara Pancasila dari ancaman disintegrasi.

Baca Juga:  Pemasangan Rangka Atap dan Genteng Rumah Pak Kanardi 

​Mantan Ketua Umum PBNU tersebut memberikan amunisi spiritual dan wejangan mendalam yang membakar semangat seluruh anggota yang hadir.

Perwakilan PIN, Ust. Abdul Kholik, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kesempatan mendampingi sang ulama secara langsung.

​”Alhamdulillah, keberadaan kami di Tambakberas bersama Ayahanda Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj semakin meneguhkan niat dan langkah.

Rasanya begitu haru dan membanggakan bisa berada di dekat beliau. Ini menjadi suntikan semangat baru bagi kami untuk terus ikhlas berkhidmat kepada Ulama, NU, dan NKRI,” ungkap Ust. Abdul Kholik.

​Melalui momentum ini, Pejuang Islam Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus berdiri di garda terdepan dalam mengawal dawuh para ulama dan menjaga kedamaian Ibu Pertiwi.

 

​(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI
Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara
Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme
Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap
Depo Pencucian Pasir Beroperasi 24 Jam, Timbulkan Keresahan Warga, Surat Pernyataan Hentikan Aktivitas Jadi Sorotan
Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Berisiko Kecelakaan Fatal Seperti Lawan Arus Jadi Prioritas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme

Berita Terbaru