KH. MIFTAKHUL HUDA, KETUA PW PWI-LS JATENG, KECAM KERAS DUGAAN PENGEROYOKAN ANGGOTA, M. SHOLEH

- Kontributor

Jumat, 18 September 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | TRIBUNCAKRANEWS.COM // Pengurus Wilayah Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PW PWI-LS) Jawa Tengah, KH. Miftakhul Huda, MSH., Al Hafidz atau yang akrab disapa Gus Miftah ABG, menyatakan keprihatinan sekaligus mengecam keras dugaan pengeroyokan yang menimpa salah satu anggota PW PWI-LS Jawa Tengah, M. Sholeh Abdullah Ali R., di wilayah Kota Salatiga. Jumat, 18/9/2026.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu malam, 12 September 2026, tersebut menjadi perhatian setelah rekaman CCTV dari area parkir Toko Benang Raja beredar di masyarakat. Sejumlah informasi yang beredar menyebut korban mengalami luka dan menjalani perawatan di RSUD Salatiga.

Gus Miftah ABG menegaskan bahwa setiap dugaan tindak kekerasan harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku. Menurutnya, aparat penegak hukum perlu memastikan perkara tersebut ditangani secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami atas nama PW PWI-LS Jawa Tengah mengecam keras dugaan pengeroyokan yang dilakukan terhadap anggota kami, M. Sholeh. Kami meminta aparatur negara, khususnya Polri melalui Polresta Salatiga, segera melakukan penanganan secara profesional dan memberikan kepastian hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.”

KH. Miftakhul Huda juga meminta agar seluruh bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut diperiksa secara menyeluruh, termasuk rekaman CCTV, keterangan korban, keterangan para saksi, serta bukti atau dokumen medis yang relevan.

Ia menegaskan, sikap PW PWI-LS Jawa Tengah tersebut bukan untuk mendahului proses hukum ataupun menentukan pihak yang bersalah sebelum adanya keputusan berdasarkan hukum.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan organisasi terhadap anggota kami yang diduga menjadi korban kekerasan. Kami tetap menghormati proses hukum dan menyerahkan pembuktian kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Gus Miftah ABG.

Ketua PW PWI-LS Jawa Tengah itu berharap proses penyelidikan maupun penyidikan dapat dilakukan secara adil, profesional dan transparan, dengan tetap memberikan perlindungan terhadap korban serta menghormati hak-hak seluruh pihak yang terlibat.

Gus Miftah ABG menambahkan bahwa PW PWI-LS Jawa Tengah akan terus memantau perkembangan perkara tersebut.

“Kami akan terus memantau perkembangan perkara ini dan berharap seluruh proses hukum berjalan transparan, profesional, serta memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.”

Red/PWI-LS

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengasuh Pesantren ‘Gus Yusuf’ Ditangkap Polisi, Oknum Wartawan Diduga Terima Rp65 Juta.       
Lagi Lagi Delapan Ekor Kambing Warga Botodayaan Mati Dimangsa Anjing Liar
Unimus Wisuda 1.860 Lulusan, Tujuh Mahasiswa Asing dari Timor-Leste Ikut Dikukuhkan
PEMBONGKARAN BANGUNAN LIAR DI DESA JOGOLOYO DIMULAI, DUKUNG NORMALISASI SALURAN AIR DAN UPAYA PENCEGAHAN BANJIR
Kebun Ganja Rumahan Terbongkar! Polres Sragen Gagalkan Rencana Penjualan Senilai Rp250 Juta Jelang Tahun Baru
Satlantas Polres Demak Tekankan Keselamatan Pasien dan Pengguna Jalan kepada Sopir Ambulans
Polda DIY Laksanakan Serah Terima Jabatan Dirreskrimum dan Kapolresta Yogyakarta
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:48 WIB

Pengasuh Pesantren ‘Gus Yusuf’ Ditangkap Polisi, Oknum Wartawan Diduga Terima Rp65 Juta.       

Kamis, 5 November 2026 - 08:44 WIB

Lagi Lagi Delapan Ekor Kambing Warga Botodayaan Mati Dimangsa Anjing Liar

Kamis, 5 November 2026 - 08:02 WIB

Rabu, 4 November 2026 - 20:59 WIB

Unimus Wisuda 1.860 Lulusan, Tujuh Mahasiswa Asing dari Timor-Leste Ikut Dikukuhkan

Rabu, 4 November 2026 - 20:08 WIB

PEMBONGKARAN BANGUNAN LIAR DI DESA JOGOLOYO DIMULAI, DUKUNG NORMALISASI SALURAN AIR DAN UPAYA PENCEGAHAN BANJIR

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:02 WIB