Siswi SMA Asal Temanggung Raihana Anaya Debut di Kejurnas Passion Drift Sirkuit Mijen Semarang

- Kontributor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com – Berani menembus dunia olahraga otomotif yang selama ini identik dengan laki-laki, Raihana Anaya Setyawan, siswi berusia 17 tahun asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Passion Drift Putaran IV di Sirkuit Mijen, Semarang, 2–4 Oktober 2026.

Siswi kelas XI SMA Negeri 2 Temanggung itu turun di kelas Women Novice dengan mengendarai BMW E46 bermesin 2.500 cc. Keikutsertaan tersebut menjadi debut pertama Raihana dalam kompetisi drifting tingkat nasional sekaligus langkah awalnya menekuni olahraga otomotif yang membutuhkan keberanian, konsentrasi, ketepatan, dan koordinasi tinggi.

Raihana mengikuti kejuaraan secara mandiri atau privateer tanpa bergabung dengan tim tertentu. Ia menjadi salah satu peserta muda dari sekitar 50 pembalap yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 14 peserta merupakan perempuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi kedua orang tuanya, Wahyu Adhi Setyawan, SE, yang akrab disapa Papi Wawan, dan Yuni Listyawati, SIP, Raihana menjalani pengalaman pertamanya di ajang kejurnas dengan penuh semangat.

Wahyu mengatakan, putrinya baru menekuni drifting sekitar tujuh hingga 10 bulan. Sebelumnya, Raihana juga belum pernah mengikuti perlombaan drifting, sehingga Kejurnas Passion Drift di Semarang menjadi kompetisi pertamanya.

“Ini pertama kali anak saya mengikuti kejurnas, bahkan pertama kali ikut lomba drifting. Sebelumnya belum pernah mengikuti kejuaraan di mana pun,”ungkapnya, Jumat (2/10/2026).

Ketertarikan Raihana terhadap drifting berawal dari dorongan sang ayah yang memiliki pengalaman di dunia otomotif, khususnya olahraga off-road. Setelah mencoba, Raihana justru tertarik dan semakin bersemangat menjalani latihan.

Menurut Wahyu, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang mendorong putrinya berani menekuni olahraga otomotif yang memiliki tantangan tersendiri. Drifting bukan sekadar mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Olahraga ini membutuhkan keterampilan mengendalikan mobil saat meluncur menyamping atau sliding.

Dalam kompetisi drifting, kemampuan pembalap dalam mengendalikan kendaraan menjadi salah satu aspek penting. Teknik, sudut kemiringan mobil, hingga kemampuan mempertahankan kendali turut menjadi bagian dari keterampilan yang harus dikuasai.

Wahyu menjelaskan, seorang drifter membutuhkan konsentrasi dan ketelitian tinggi, sekaligus koordinasi gerakan tangan dan kaki yang baik. Pembalap harus mampu menentukan waktu yang tepat untuk menginjak pedal gas, mengendalikan kemudi hingga menggunakan rem tangan.

“Yang paling penting itu konsentrasi, ketelitian, dan koordinasi anggota badan. Kapan harus menginjak gas, kapan mobil harus dibuat slide, dan kapan menarik rem tangan. Semuanya membutuhkan ketepatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Naskah Esai Kritik Muktamar Ke-35 NU Viral di Media Sosial, Pertanyakan Mekanisme Pemilihan Opsi B

Ia optimistis putrinya mampu mengembangkan kemampuan tersebut. Raihana sebelumnya juga memiliki prestasi di bidang musik dengan meraih juara ketiga dalam kompetisi piano tingkat internasional.

Menurut Wahyu, kemampuan mengoordinasikan jari-jari saat bermain piano menjadi salah satu modal yang diyakini dapat membantu Raihana dalam mengendalikan mobil drifting. Selain itu, Raihana rutin berolahraga, terutama tenis dan golf, untuk menjaga kebugaran fisiknya. Persiapan fisik dinilai penting karena drifting membutuhkan konsentrasi serta ketahanan tubuh selama berada di lintasan.

Untuk mengikuti kejurnas tersebut, Raihana menggunakan BMW E46 bermesin 2.500 cc yang telah dipersiapkan untuk kebutuhan drifting. Mobil tersebut menjalani sejumlah modifikasi, mulai dari penyesuaian kaki-kaki, pemasangan roll bar sebagai perangkat keselamatan, penyetelan sistem komputer mesin, hingga penggunaan tangki bahan bakar khusus balap.

Persiapan mobil dilakukan secara bertahap selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya digunakan Raihana untuk berlatih dan mengikuti kejuaraan. Pada debutnya, Raihana juga harus menghadapi tantangan karakter Sirkuit Mijen yang dinilai cukup sulit serta cuaca panas selama kegiatan berlangsung.

Pada Jumat (2/10/2026), para peserta mengikuti sesi official practice untuk mengenali karakter lintasan sekaligus mempersiapkan diri sebelum menjalani perlombaan.

Bagi Wahyu, keikutsertaan putrinya dalam kejurnas tersebut bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Kompetisi menjadi sarana bagi Raihana untuk melatih keberanian, membangun kepercayaan diri, sekaligus mengasah mental dalam menghadapi tantangan.

“Harapan saya tentu bisa mendapatkan juara. Namun, yang tidak kalah penting adalah melatih mental anak. Dengan mengikuti kejuaraan seperti ini, dia bisa belajar menghadapi tantangan dan mendapatkan pengalaman baru,” ungkapnya.

Sebagai orang tua, Wahyu mengaku berusaha selalu hadir mendampingi putrinya, baik saat latihan maupun ketika mengikuti perlombaan. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Raihana menekuni olahraga otomotif tersebut.

Kehadiran Raihana di Kejurnas Passion Drift Putaran IV menjadi pengalaman awal bagi siswi asal Temanggung tersebut untuk berkompetisi di tingkat nasional. Debut di Sirkuit Mijen diharapkan menjadi pijakan bagi Raihana untuk menambah pengalaman dan membuka kesempatan mengikuti kompetisi drifting berikutnya.

Raihana Anaya Setyawan merupakan putri tunggal pasangan Wahyu Adhi Setyawan, SE, dan Yuni Listyawati, SIP. Ia merupakan warga Kelurahan Kowangan, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kwartir Ranting Gamping Sleman Bakti Sosial Donasikan Air Bersih di Tepus Gunung Kidul DIY.
Aroma Kopi dan Syukuran Rasa Kasih: Jalan Anyar Pamulihan Resmi Dibuka, Akses Petani Makin Mulus
DUAR! 600 KESATRIA SILAT SERBU GARUT, KADISPORA DIBUAT ANGKAT DUA JEMPOL!
AW Resmi Jadi Tersangka, Polemik Sertifikat Rumah dan Kredit Rp1,1 Miliar Seret Nama BPR Arto Moro
KSB SMSI Kota Salatiga Masuk Karesidenan Semarang, Konsolidasi Organisasi Diperkuat
Pangdam IV/Diponegoro: Kenaikan Pangkat Harus Diikuti Kedewasaan Berpikir dan Tanggung Jawab
Unik..!!! Oknum Anggota Polsek Tuntang Diduga Jual Mobil Rental, Jaminan Motor Dinas Polisi Jadi Sorotan
Sidang Perdana Praperadilan H. Utomo, Polresta Pati Absen dan Minta Penundaan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Kwartir Ranting Gamping Sleman Bakti Sosial Donasikan Air Bersih di Tepus Gunung Kidul DIY.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Aroma Kopi dan Syukuran Rasa Kasih: Jalan Anyar Pamulihan Resmi Dibuka, Akses Petani Makin Mulus

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Siswi SMA Asal Temanggung Raihana Anaya Debut di Kejurnas Passion Drift Sirkuit Mijen Semarang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

DUAR! 600 KESATRIA SILAT SERBU GARUT, KADISPORA DIBUAT ANGKAT DUA JEMPOL!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:28 WIB

AW Resmi Jadi Tersangka, Polemik Sertifikat Rumah dan Kredit Rp1,1 Miliar Seret Nama BPR Arto Moro

Berita Terbaru