Bidang Hukum dan Lingkungan FORSOS Akan Mengkaji Dokumen Perizinan, Dampak Reklamasi, hingga Dugaan Pengaruh terhadap Banjir

- Kontributor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Sabtu, 17/10/2026. Forum Silaturahmi Ormas Semarang (FORSOS) menyoroti aspek perizinan dan dampak lingkungan dari kegiatan reklamasi di kawasan Pearl of Java (POJ) City, Semarang. Organisasi tersebut berencana mengajukan audiensi dengan Komisi C DPRD Kota Semarang guna meminta kejelasan mengenai kepatuhan kegiatan pembangunan terhadap peraturan perundang-undangan.

Sorotan itu disampaikan menyusul munculnya pertanyaan mengenai kelengkapan perizinan, pelaksanaan reklamasi, pengelolaan dampak lingkungan, serta kesesuaian kegiatan pembangunan dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Hukum FORSOS, Adi Joko Prastowo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa langkah organisasi tersebut bukan sekadar menyampaikan kritik, melainkan berupaya menghimpun informasi dan mengkaji dokumen yang berkaitan dengan kegiatan POJ City.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam melakukan suatu tindakan, tetap harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami mencoba menggali informasi terkait perizinan yang sudah dimiliki POJ, termasuk apakah seluruh persyaratan telah dipenuhi dan apakah pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan,” demikian inti keterangan Adi.

Menurut Adi, FORSOS akan menelusuri sejumlah aspek, mulai dari dokumen perizinan hingga pelaksanaan kegiatan reklamasi di kawasan pesisir.

Kajian tersebut, kata dia, diperlukan untuk mengetahui apakah seluruh persyaratan administratif dan teknis telah dipenuhi oleh pihak pengembang.

FORSOS juga menyoroti aspek lingkungan hidup, terutama potensi dampak kegiatan reklamasi terhadap kawasan sekitar.

Salah satu persoalan yang ingin dikaji adalah kemungkinan hubungan antara kegiatan reklamasi dan persoalan banjir di wilayah lain, termasuk daerah Ngaliyan. Namun, dugaan keterkaitan tersebut masih memerlukan penelitian teknis, data hidrologi, serta keterangan dari instansi berwenang agar tidak ditarik menjadi kesimpulan sebelum ada bukti yang memadai.

“Bidang lingkungan hidup akan melakukan kajian terkait operasional POJ dan dampak lingkungan yang mungkin terjadi. Kami ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara kegiatan tersebut dengan persoalan lingkungan di wilayah sekitar,” menjadi salah satu pokok penjelasan yang disampaikan Adi.

Baca Juga:  “Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil.

Penggunaan Tanah dan Retribusi Turut Dipertanyakan

Selain aspek lingkungan, FORSOS berencana mencari informasi mengenai status dan penggunaan tanah yang dimanfaatkan dalam kegiatan reklamasi, termasuk kesesuaiannya dengan regulasi.

Organisasi tersebut juga ingin memperoleh kejelasan mengenai kewajiban administratif dan fiskal yang mungkin berkaitan dengan kegiatan pembangunan, termasuk retribusi apabila memang diwajibkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Menurut FORSOS, persoalan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh karena kegiatan reklamasi dan pembangunan kawasan pesisir berkaitan dengan berbagai aspek, mulai dari tata ruang, perizinan, lingkungan hidup, hingga kewenangan pemerintah.

Meski demikian, dugaan ketidakpatuhan maupun persoalan retribusi belum dapat dinyatakan sebagai pelanggaran yang terbukti tanpa pemeriksaan dokumen dan penjelasan dari instansi terkait.

FORSOS Akan Minta Audiensi dengan Komisi C DPRD

Sebagai langkah berikutnya, FORSOS berencana meminta audiensi dengan Komisi C DPRD Kota Semarang. Melalui forum tersebut, mereka berharap memperoleh penjelasan mengenai status perizinan dan pengawasan kegiatan reklamasi POJ City.

FORSOS juga berharap pihak-pihak terkait, termasuk instansi yang memiliki kewenangan di bidang kelautan dan lingkungan hidup, dapat dilibatkan dalam pembahasan agar persoalan tersebut memperoleh penjelasan yang utuh.

Menurut Adi, audiensi diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan informasi dari masyarakat, pihak pengembang, serta pemerintah sehingga persoalan yang berkembang dapat diperiksa berdasarkan dokumen dan ketentuan hukum.

Minta Pemerintah Buka Kejelasan

Dalam rilis tertulisnya, FORSOS menyampaikan bahwa kemajuan pembangunan di Kota Semarang perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap persyaratan perizinan dan perlindungan lingkungan.

Organisasi tersebut menilai, pengawasan terhadap pembangunan kawasan pesisir penting dilakukan untuk memastikan seluruh proses berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku

FORSOS juga mengharapkan adanya kejelasan mengenai perizinan, pengawasan, serta tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan reklamasi POJ City. Pungki (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur
Resahkan Warga, Polsek Kembaran Banyumas Tertibkan Balap Liar Bersama Masyarakat, Puluhan Motor Ditindak
Medan Sulit Hambat Pemadaman Karhutla Gunung Lawu, Kapolda Jateng Koordinasikan Dukungan Udara
Polres Kudus Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga
Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan NAPZA
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Semarang Rutin Shalat Berjamaah dan Bangun Komunikasi dengan Warga
Kapolres Wonogiri Pimpin Sertijab Kabag Ops dan Kasat Reskrim, Tekankan Profesionalisme dan Soliditas
Subuh Keliling di Masjid Darusalam Condongcatur, Wakapolda DIY Ajak Warga Perkuat Kamtibmas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Resahkan Warga, Polsek Kembaran Banyumas Tertibkan Balap Liar Bersama Masyarakat, Puluhan Motor Ditindak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Medan Sulit Hambat Pemadaman Karhutla Gunung Lawu, Kapolda Jateng Koordinasikan Dukungan Udara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Polres Kudus Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia Ajak Pelajar Berani Tolak Penyalahgunaan NAPZA

Berita Terbaru