FAR LAPORKAN DUGAAN TRANSAKSI MENCURIGAKAN TERKAIT IZIN SUPERBLOCK PT PAKUWON PERMAI DI KAWASAN SESAR AKTIF GOMBEL LAMA KE PPATK

- Kontributor

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com Oktober 2026 Forum Advokasi Rakyat (FAR) secara resmi melaporkan dugaan transaksi keuangan mencurigakan/tidak wajar dalam proses perizinan pembangunan Mall dan Superblock PT Pakuwon Permai di Jalan Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di Jakarta.

Laporan dengan lampiran 1 bundel dokumen pendukung tersebut kami tujukan langsung kepada Kepala PPATK, terkait proses penerbitan formulir UKL-UPL oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.

*Koordinator FAR, Eko Haryanto*, menjelaskan ada tiga alasan utama laporan ini dilayangkan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

*1. Lokasi di Zona Rawan Bencana Berat*

Proyek Mall dan Superblock tersebut berlokasi tepat di atas kawasan sesar aktif/patahan Gombel Lama. Secara geologi, kawasan ini merupakan zona rawan bencana berat longsor dan gempa. Sesuai regulasi tata ruang dan lingkungan hidup, izin di zona seperti ini seharusnya mengalami restriksi ketat bahkan tidak dapat diterbitkan demi keselamatan publik.

*2. Proses Perizinan yang Janggal*

Meski berada di zona rawan, Distaru dan DLH Kota Semarang terindikasi tetap memproses dan mempermudah penerbitan formulir UKL-UPL serta perizinan terkait lainnya. FAR menilai ada pemaksaan penerbitan izin.

*3. Indikasi Transaksi Tidak Wajar*

FAR mencium adanya indikasi “persetujuan di balik meja” berupa kickback/suap/gratifikasi. Indikasi yang ditemukan meliputi informasi pertemuan informal di luar jam dinas, profil kekayaan/gaya hidup oknum pejabat yang tidak sesuai pendapatan ASN, serta dugaan penempatan dana tunai dalam jumlah besar atau transfer melalui pihak ketiga (nominee) pada rentang waktu pengurusan izin.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Lambanya Pelayanan Puskesmas Simpang Empat, Pasien Mengaku Harus Menunggu Berjam-Jam untuk Berobat dan Mengurus Rujukan

> “Kami menduga izin ini dipaksakan lolos bukan karena kajian teknis, tapi karena transaksi. Ini membahayakan nyawa warga Semarang dan merusak tata ruang kota,” tegas Eko Haryanto.

*Tuntutan FAR kepada PPATK:*

Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU, FAR meminta PPATK untuk:

1. Melakukan audit investigatif dan pelacakan aset (asset tracing) terhadap rekening Kepala Distaru dan Kepala DLH Kota Semarang, beserta keluarga inti dan pihak nominee.

2. Memeriksa rekam jejak transaksi keuangan korporasi PT Pakuwon Permai atau afiliasinya yang dialokasikan untuk perizinan di Kota Semarang.

3. Menyerahkan Hasil Analisis (HA) atau Hasil Pemeriksaan (HP) ke aparat penegak hukum KPK / Kejaksaan / Polri jika ditemukan indikasi kuat korupsi dan pencucian uang.

Sebagai bahan awal, FAR telah melampirkan telaah geologis lokasi sesar aktif, kronologi proses UKL-UPL yang dinilai dipaksakan, dan data awal profil pihak terlapor.

FAR berharap PPATK bergerak cepat untuk menyelamatkan tata ruang Kota Semarang dan mencegah bencana lingkungan akibat praktik transaksional perizinan.

 

*Hormat kami,*

*FORUM ADVOKASI RAKYAT (FAR)*

 

*Eko Haryanto*

Koordinator

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Jombang Pantau Ketersediaan BBM di SPBU Mojosongo
Minggu Kasih, Personel Polres Semarang laksanakan ibadah bersama masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Semarang Rutin Shalat Berjamaah dan Bangun Komunikasi dengan Warga
PUTUSAN TERDAKWA ST DI PN PATI MENDADAK TERTUNDA! SIDANG DIBUKA, PUBLIK KEMBALI MENUNGGU
Upacara 17 Oktober 2026, Korem 072/Pamungkas Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit
Kabinet Prabowo Dan Ujian Politik Hukum: Sah Secara Hukum Belum Tentu Efektif Secara Pemerintahan
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Piktar XXVIII 2026, Taruna TNI-Polri Perkuat Sinergi dan Sportivitas
Lecehkan Dua Profesi Sekaligus, Insan Pers Makassar Beri Ultimatum ke Fenny Frans
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Jombang Pantau Ketersediaan BBM di SPBU Mojosongo

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Minggu Kasih, Personel Polres Semarang laksanakan ibadah bersama masyarakat.

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Semarang Rutin Shalat Berjamaah dan Bangun Komunikasi dengan Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:03 WIB

PUTUSAN TERDAKWA ST DI PN PATI MENDADAK TERTUNDA! SIDANG DIBUKA, PUBLIK KEMBALI MENUNGGU

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Upacara 17 Oktober 2026, Korem 072/Pamungkas Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit

Berita Terbaru