September–Oktober 2026, Polres Sragen Ungkap 11 Kasus, Sita Sabu, Ganja, Tembakau Sintetis hingga Ribuan Pil Berbahaya

- Kontributor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Polres Sragen mengintensifkan perang terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya. Dalam pengungkapan kasus sepanjang September hingga Oktober 2026, jajaran Satresnarkoba mencatat 11 kasus dengan 16 tersangka, disertai penyitaan berbagai barang bukti narkotika, psikotropika, serta ribuan butir obat berbahaya.

Capaian tersebut dipaparkan Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Rabu (21/10/2026), didampingi Kasat Narkoba AKP Sudarmiyanto.

Berdasarkan data pengungkapan, pada September 2026 polisi menangani tujuh kasus dengan 11 tersangka. Sementara pada Oktober 2026, tercatat empat kasus dengan lima tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pengungkapan selama September, polisi menyita sabu-sabu seberat 1,27 gram, tembakau sintetis 11,52 gram, ganja 29,6 gram, sebanyak 1.332 butir obat berbahaya, serta 148 butir psikotropika.

Dari 11 tersangka yang diamankan pada September, dua di antaranya merupakan anak yang berhadapan dengan hukum, yakni berinisial RL dan SW, Sembilan tersangka lainnya merupakan orang dewasa.

Sementara itu, pada Oktober, pengungkapan kasus berfokus pada peredaran obat-obatan berbahaya. Polisi menyita 1.038 butir triheksifenidil dan 350 butir tramadol, dengan total 1.388 butir obat berbahaya.

Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menetapkan lima tersangka yang tercatat dalam empat laporan polisi. Mereka adalah Miftakhul Huda, Andi Nurkolis, Purwanto, serta Agung Yuniawan dan Riski Dwi Prasetyo.

Baca Juga:  Banyak Kejanggalan, Ketua FWJI Jateng Soroti Proyek Pengendali Banjir Sungai Tipar 27 September 2026

Lokasi perkara tersebar di wilayah Masaran, Sambungmacan, dan Kedawung, Kabupaten Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa penanganan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya dilakukan melalui langkah berlapis, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum.

Upaya preemtif dilakukan melalui pembinaan dan penyuluhan mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah preventif dilaksanakan melalui pemeriksaan di tempat hiburan malam dan rumah kos, sedangkan langkah represif diwujudkan melalui penindakan terhadap perkara yang ditemukan.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menekan ruang gerak peredaran narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan yang disalahgunakan.

Pengungkapan ini juga menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba tidak hanya berkaitan dengan zat terlarang, tetapi juga penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan generasi muda.

Melalui konferensi pers tersebut, Polres Sragen mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari peredaran narkoba, memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika, serta memperkuat pengawasan terhadap generasi muda.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subuh Keliling Ceria, Wakapolres Sragen Hadir Menyapa Umat, Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat
Kapolres Kudus Pimpin Sertijab Empat PJU, Tekankan Pelayanan Humanis dan Kedekatan dengan Masyarakat
Duduk Santai di Tepi Slamet Riyadi, Mbah Con Dengar Curhatan Sedulur Relawan
Kapolres Sragen Turun Langsung ke Tangen, Salurkan Air Bersih untuk Warga yang Lima Bulan Dilanda Kekeringan
Cocokkan Hasil Penyidikan, Satreskrim Polres Sragen Rekonstruksi Pembunuhan Lansia di Masaran dengan 24 Adegan
BUKTIKAN BUDAYA INTEGRITAS BUKAN SEKADAR SEREMONI, BAPAS PATI TAMPILKAN INOVASI DAN KUALITAS PELAYANAN DALAM DESK EVALUASI APBI 2026
Di Tengah Keterbatasan Fasilitas, TEP UNDIP Bawa Solusi Pertanian Berkelanjutan ke Kampung Usku
Pimpin Entry Briefing, Pangdam IV/Diponegoro Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Dukung Program Pemerintah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Subuh Keliling Ceria, Wakapolres Sragen Hadir Menyapa Umat, Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Kapolres Kudus Pimpin Sertijab Empat PJU, Tekankan Pelayanan Humanis dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Duduk Santai di Tepi Slamet Riyadi, Mbah Con Dengar Curhatan Sedulur Relawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Kapolres Sragen Turun Langsung ke Tangen, Salurkan Air Bersih untuk Warga yang Lima Bulan Dilanda Kekeringan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Cocokkan Hasil Penyidikan, Satreskrim Polres Sragen Rekonstruksi Pembunuhan Lansia di Masaran dengan 24 Adegan

Berita Terbaru