Gunungkidul, Tribuncakranews.com, Nasib apes seorang petani di Dusun Bamban, Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, 9 ekor kambing miliknya mati di kandang dengan luka cabik dan bekas gigitan dibagian leher dan perut.
Pagi itu, seperti biasa pukul 05.30, pemilik kambing bernama Hardi Suwito (80thn) bermaksud ingin memberi makan ternak di kandang yang berjarak 500 meter dari rumahnya. Namun kaget setelah sampai lokasi kandang karena dijumpai kambing berjumlah 9 ekor mati mengenaskan, Rabu (28/10/2026).
Rata-rata kambing yang mati ada bekas luka di leher, perut dan kaki. Saat itu juga terlihat 2 ekor anjing liar masih berada di sekitar kandang. Secara reflek pemilik kambing melempar batu ke arah 2 ekor anjing yang diduga telah menyerang kambing miliknya. Kerugian ditaksir 4Jt karena beberapa kambing masih masih anakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bhabinkamtibmas dalam peristiwa itu memberikan penyuluhan agar hewan ternak dibuatkan kandang dekat rumah agar aman.
“Supaya aman usahakan hewan ternak dibuatkan kandang di sekitar rumah, agar aman. Kalau terpaksa jauh dari rumah, usakan ada lampu penerangan agar predator tidak menyerang,” kata Bhabinkamtibmas setempat berpesan kepada warganya.
Sebenarnya, peristiwa itu bukan kali pertama di wilayah Gunungkidul, sudah sering terjadi karena pemilik ternak memilih membuatkan kandang yang jauh dari rumah. Alasannya karena praktis saat memberi pakan yang bisa diambil di sekitar kandang.
(rep. Pur, dari berbagai sumber)
Editor : Khanza Haryati














