Alasan Lahan Untuk Didirikan Bangunan, Bukit Ditambang, Batu Dan Kepros Dijual Kepada Warga 

- Kontributor

Selasa, 3 November 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, Tribuncakranews.com – Sudah lebih satu minggu kegiatan menambang terus bejalan di wilayah Polsek Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.. Nampak dua dumptruk terparkir di tepi jalan mengantri untuk diisi batu dan Kepros dari hasil tambang, minggu (2/11/2026).

Jenis tambang galian C ini sangat meresahkan warga, apalagi kalau tanpa ijin resmi dari pemerintah. Kegiatan ini jelas akan berpengaruh pada rusaknya lingkungan alam. Warga sekitar akan terkena imbas dari pekerjaan ini. Karena bukit kapur yang nampak keras tapi sangat rapuh saat dieksplorasi dengan alat berat.

Diperoleh keterangan, bahwa lahan yang ditambang memang sudah dijual oleh pemiliknya. Kemudian oleh pembeli bukit itu dikeruk dengan alat berat kemudian batu dan Kepros dijual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui media, operator, yang enggan disebut namanya, menjelaskan kalau dirinya hanya mengerjakan sesuai perintah, “Saya hanya operator mas, tidak tahu apakah punya ijin atau tidak penambangan ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Medis di Pelosok Papua, TEP UNDIP Latih Kader Kesehatan

Ditambahkan, kalau alat berat beserta solarnya didatangkan dari Yogyakarta. Selain itu juga disebut kalau yang menyuruh menambang orangnya susah ditemui dan hari-hari tertentu rutin menjalankan ‘pisowanan’. Tidak dijelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dari pernyataan itu.

Dari informasi yang didapat media, pihak Polsek Tanjungsari dan Polres Gunungkidul sudah mendatangi lokasi tambang untuk menghentikan kegiatan menambang. Namun hingga berita ini diturunkan, pekerjaan menambang tetap berjalan.

Sopir dumptruk saat ditanya mengakui kalau membeli batu dan Kepros karena hasil tambang itu dijual.

 

( Red / Tim ) .

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SOSIALISASI REHABILITASI AFVOUR WRINGINJAJAR–KALI DOMBO, PLT. KASATPOL PP TEKANKAN PENTINGNYA SINERGI DAN DUKUNGAN MASYARAKAT
Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026
Kapolresta Banyumas Turun Langsung, Bantu Warga Pulihkan Rumah Pascakebakaran
BARU TIGA BULAN SUDAH RETAK! PROYEK JALAN PEMUDA KUTOWINANGUN SENILAI Rp1,85 MILIAR DIPERTANYAKAN, PUPR KEBUMEN DIDESAK BUKA SUARA
Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape, Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Praktisi Drum Band Kab. Jombang, Memertanyakan Diberangkatkannya Kontingen KEJURNAS FYBI Jombang Oleh Bupati
Anev Minggu Ke-1 Ops Patuh Progo 2026: Angka Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Turun 23 Persen, Polisi Kembangkan Pendekatan Edukatif dan Humanis
Polresta Banyumas Bongkar Penipuan Emas Palsu Rp26,4 Juta, Alat Pengolahan Logam Disita dari Rumah Tersangka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:42 WIB

SOSIALISASI REHABILITASI AFVOUR WRINGINJAJAR–KALI DOMBO, PLT. KASATPOL PP TEKANKAN PENTINGNYA SINERGI DAN DUKUNGAN MASYARAKAT

Selasa, 3 November 2026 - 12:21 WIB

Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026

Selasa, 3 November 2026 - 10:25 WIB

Kapolresta Banyumas Turun Langsung, Bantu Warga Pulihkan Rumah Pascakebakaran

Selasa, 3 November 2026 - 10:21 WIB

BARU TIGA BULAN SUDAH RETAK! PROYEK JALAN PEMUDA KUTOWINANGUN SENILAI Rp1,85 MILIAR DIPERTANYAKAN, PUPR KEBUMEN DIDESAK BUKA SUARA

Selasa, 3 November 2026 - 10:17 WIB

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape, Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Berita Terbaru