Gunungkidul, Tribuncakranews.com Pelaksanaan ujian pengisian pamong Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul berlangsung meriah dan penuh antusias, Sabtu (7/11/2026).
Ujian untuk mengisi dua formasi pamong, yakni Danarta dan Pangripta ini digelar di SMP Negeri 2 Karangmojo dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai wilayah.
Lurah Bejiharjo, Sigit Wibowo Nugroho mengatakan, jumlah pendaftar ujian pamong kali ini tercatat sebanyak 63 orang. Namun pada saat pelaksanaan, yang hadir dan mengikuti ujian sebanyak 59 orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk saat ini peserta ujian ada 59 orang yang sebelumnya itu 63 peserta, karena satu orang peserta mengalami kecelakaan, dan yang tiga itu mengundurkan diri, sedangkan yang satu lagi itu diterima sebagai pegawai di sebuah instansi,” ujar Sigit kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan ujian.
Menurut Sigit, tingginya animo masyarakat untuk mengikuti ujian pamong di Bejiharjo menjadi catatan sejarah tersendiri. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
Dalam pelaksanaan ujian, panitia menerapkan sistem koreksi hibrid, yakni menggabungkan sistem Computer-Based Test (CBT) dengan koreksi manual. Sistem ini dipilih untuk memastikan hasil ujian benar-benar akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Untuk koreksi pada ujian pamong ini, pemerintah Bejiharjo menggunakan sistem hibrid, jadi kita menggunakan koreksi Computer-Based Test atau CBT juga kita kombinasikan dengan cara manual,” jelas Sigit.
Hingga pukul 17.27 WIB, panitia dan tim penguji masih melakukan proses koreksi hasil ujian pamong Kalurahan Bejiharjo.
Sementara itu, peserta ujian mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah Kalurahan Bejiharjo. Salah satunya Totok Untoro, peserta ujian formasi Danarta warga Padukuhan Madusari RT 01 RW 01, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari.
Totok menyebut, pelaksanaan ujian pamong di Kalurahan Bejiharjo berjalan dengan nyaman, tertib, dan transparan, sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan tenang dan fokus.
Setelah melalui proses seleksi dan koreksi yang ketat, panitia akhirnya mengumumkan hasil ujian pamong Kalurahan Bejiharjo.
Untuk formasi *Danarta*, pemenang ujian diraih oleh *Indrati Setiarini* dengan skor *46*.
Sedangkan untuk formasi *Pangripta*, pemenang ujian diraih oleh *Imam Nur Aji Saputra* dengan skor *44,425*.
Kedua pemenang tersebut selanjutnya akan menjalani tahapan administrasi berikutnya hingga proses pelantikan resmi sebagai pamong Kalurahan Bejiharjo.
Dengan terpilihnya dua pamong baru ini, diharapkan roda pemerintahan Kalurahan Bejiharjo dapat berjalan semakin optimal, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.
(red/pur)














