Kunjungan Bupati Garut Beri Arahan Kepada Para Kepala Desa di Kantor Kecamatan Mekarmukti 

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com // Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan kepada para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mekarmukti, Caringin, dan Bungbulang. Dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Mekarmukti, Senin (23/2/2026), Bupati Garut menekankan perlunya langkah lompatan (akselerasi) untuk mengatasi persoalan mendasar di wilayah selatan Garut.

Syakur mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial-ekonomi di Garut Selatan yang dinilai masih jauh dari harapan. Masalah kemiskinan ekstrem, angka putus sekolah, hingga tingginya angka kematian ibu dan anak menjadi pemicu utama perlunya pembangunan yang lebih signifikan.

“Tentu saja di otak saya bahwa harus ada akselerasi, dan akselerasi itu selalu membutuhkan dana yang besar. Contohnya kita ingin ada penyerapan tenaga kerja, ada industri, tapi tidak usah selalu industri pabrik, tapi pariwisata juga bisa menyerap tenaga kerja. Restoran hotel itu juga bisa menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti bahwa selama ini program pertanian dan peternakan di Garut Selatan belum memberikan hasil optimal karena lemahnya proses hilirisasi. Komoditas lokal seringkali dijual mentah tanpa adanya aktivitas yang memberikan nilai tambah (value added).

Secara spesifik, Bupati Garut mengidentifikasi Jagung sebagai komoditas paling strategis untuk saat ini. Ia menambahkan, jagung sendiri merupakan bahan baku utama pakan ternak yang sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat.

“Tapi dari sekian komoditi itu saya melihat ada yang potensial yaitu jagung. Karena jagung ini sekarang lagi ‘seksi’, kenapa ‘seksi’? Adalah komoditi yang diperlukan untuk mendukung dari bidang yang lain,” lanjutnya.

Sebagai solusi, Syakur berencana mengadopsi model ekosistem terintegrasi seperti yang diterapkan di Blitar. Dengan membangun pabrik pakan di lokasi yang dekat dengan lahan pertanian jagung dan sentra peternakan, ongkos produksi dapat ditekan secara drastis.

“Saya lihat di Blitar itu katanya mereka sudah ada ekosistem jadi pakannya disitu, peternakannya disitu sehingga ongkos produksi jadi murah sehingga ketika dijual secara keseluruhan harga telur di Blitar lebih murah dari Garut karena semua tergabung terintergrasi,” ujar Abdusy Syakur.

Melalui integrasi sektor pertanian jagung dan peternakan ayam pedaging, Bupati berharap Garut Selatan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam rantai pasok pangan nasional, yang pada akhirnya akan menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Komandan (Wadan) Yonif TP 890/GS, Kapten INF Rahman Nur Rumagia. (Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru