Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi

- Kontributor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB SEMARANG Tribuncakranews. com | TRIBUNCAKRANEWS.COM – Ketegangan pecah di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat sore (13/03/2026). Dua warga yang diketahui merupakan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berinisial W dan N menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah kru armada pengangkut BBM jenis solar subsidi yang diduga beroperasi secara ilegal.

Peristiwa ini bukan hanya memicu konflik di jalan, namun juga membuka dugaan praktik mafia BBM subsidi yang selama ini diduga beroperasi di wilayah tersebut.

Kronologi Kejadian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban W dan N tengah melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Tengaran.

Tiba-tiba sebuah truk yang diduga merupakan armada pengangkut solar subsidi melakukan manuver dengan cara memepet kendaraan korban secara kasar.

Bukannya meminta maaf, sopir dan kru truk tersebut justru diduga melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban.

Akibat kejadian itu, W dan N mengalami sejumlah luka dan langsung menjalani visum sebagai bukti laporan di Polsek Tengaran.

Dugaan Terbongkarnya Praktik Solar Ilegal

Insiden pengeroyokan tersebut justru mengarah pada dugaan praktik “ngangsu” solar subsidi, yakni modus pengumpulan BBM dari beberapa SPBU untuk kemudian dijual kembali secara ilegal.

Dalam penanganan awal, pihak kepolisian mengamankan dua unit mobil/truk yang diduga membawa ribuan liter solar subsidi.

Dari keterangan saksi di lokasi serta pengakuan awal sopir berinisial TI dan UC, armada tersebut disebut-sebut milik seorang bos berinisial ADM yang diduga mengendalikan operasi pengangkutan solar subsidi di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.

Tak hanya itu, muncul pula nama seorang oknum berinisial J yang diduga berada di balik aktivitas tersebut. Saat dikonfirmasi, J mengaku hanya bertugas melakukan pengamanan atau “bekap” terhadap kegiatan pengangkutan solar tersebut.

Puluhan Anggota PSHT Datangi Polsek Pasca kejadian, situasi di Mapolsek Tengaran sempat memanas. Puluhan anggota PSHT tampak mendatangi kantor polisi untuk mengawal proses hukum atas dugaan pengeroyokan yang menimpa rekan mereka.

Mereka meminta aparat penegak hukum tidak hanya menindak pelaku kekerasan, tetapi juga mengusut tuntas jaringan distribusi solar subsidi ilegal yang diduga terungkap dari insiden tersebut.

“Kami menuntut pelaku pengeroyokan diproses hukum. Tapi lebih dari itu, praktik solar subsidi ilegal ini juga harus dibongkar sampai ke aktor utamanya,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Polisi Amankan Barang Bukti hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah mengamankan dua unit kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut solar subsidi secara ilegal.

Meski belum ada keterangan resmi secara detail dari pihak kepolisian, masyarakat berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam menangani perkara ini.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, karena dinilai sebagai ujian bagi aparat untuk membuktikan bahwa penegakan hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga berani menyentuh aktor besar di balik praktik mafia BBM subsidi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Satgas TMMD, Ormas, Linmas & Masyarakat Tancap Gas Kerjakan Pembongkaran Begesteng dan Pemerataan Tanah
Ketua DPW IWOI Jateng: Pernyataan “Londo Ireng” Sangat Menyakitkan, Jurnalistik Pilar Demokrasi yang Tak Boleh Direndahkan
Tiga Pamong Kalurahan Ngestirejo Resmi Dilantik, Panewu Tanjungsari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN II JENIS ETOMIDATE SEBANYAK 8.698 PCS CARTRIDGE, JARINGAN INTERNASIONAL
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat
Mobil Melaju Sendiri Lalu Terbakar di Sragen, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Terima Kunjungan Visit Study Unhan RI, Danrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Budaya Pertahanan
Dandim 0730/Gunungkidul Pimpin Upacara Pindah Satuan dan Purna Tugas Personel.
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:17 WIB

Anggota Satgas TMMD, Ormas, Linmas & Masyarakat Tancap Gas Kerjakan Pembongkaran Begesteng dan Pemerataan Tanah

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:14 WIB

Ketua DPW IWOI Jateng: Pernyataan “Londo Ireng” Sangat Menyakitkan, Jurnalistik Pilar Demokrasi yang Tak Boleh Direndahkan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tiga Pamong Kalurahan Ngestirejo Resmi Dilantik, Panewu Tanjungsari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:15 WIB

POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN II JENIS ETOMIDATE SEBANYAK 8.698 PCS CARTRIDGE, JARINGAN INTERNASIONAL

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:11 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru