Belum Seumur Jagung, Kanopi Rp3,9 M Pasar Ploso Jombang Sudah Ambruk

- Kontributor

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang Tribuncakranews. com Kalau ada lomba “bangunan baru paling cepat bikin publik kaget”, Pasar Ploso, Kabupaten Jombang, tampaknya layak masuk nominasi teratas. Bagaimana tidak, proyek revitalisasi senilai Rp3,9 miliar justru menyisakan ironi—atap kanopi di sebagian bangunan pasar malah lebih dulu ambruk.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (18/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kabar robohnya atap langsung menyebar cepat di kalangan pedagang dan warga, bahkan sebelum aktivitas pasar dimulai.

Yusuf, salah satu pedagang, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari rekan sesama pedagang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar pukul 01.00 WIB ada kabar atap pasar ambruk. Saya tahunya dari teman-teman sebelum berangkat jualan,” ujarnya.

Yang membuat publik semakin heran, Pasar Ploso bukan bangunan lama yang rapuh dimakan usia. Justru sebaliknya, pasar ini baru saja direvitalisasi melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur tahun 2025, dengan nilai proyek mencapai Rp3,9 miliar, yang dikerjakan oleh CV Panama.

Alih-alih menghadirkan kenyamanan bagi pedagang, insiden ini justru memunculkan tanda tanya besar soal kualitas pengerjaan.

“Saya juga heran, ini kan baru selesai direvitalisasi. Kok bisa tiba-tiba atapnya ambruk,” tambah Yusuf.

Beruntung, kejadian terjadi saat pasar masih sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, rasa khawatir sudah terlanjur muncul di kalangan pedagang.

Bukan hanya takut pada bangunan, tapi juga pada kepercayaan. Jika proyek yang baru selesai saja sudah menunjukkan tanda-tanda kerentanan, publik pun wajar mempertanyakan: ada apa sebenarnya di balik pembangunan ini?

Sejumlah pedagang mendesak adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap konstruksi pasar. Mereka berharap kejadian ini tidak dianggap sepele, mengingat pasar tradisional merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab ambruknya kanopi tersebut. Padahal, proyek dengan nilai miliaran rupiah seharusnya tidak hanya tampak baru di permukaan, tetapi juga kokoh dalam kualitas.

Sebab jika tidak, yang ambruk bukan hanya atap—melainkan juga kepercayaan publik.

 

Red:kvn

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEBYAR ANNIVERSARY KE-7 KOMUNITAS RADIO RJ! SIAP-SIAP GOYANG DAN RAMAIKAN!
HUT Propam Polri ke-24, 24.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Jatirunggo.
Soroti Nasib Guru Honorer Swasta, Suara Media Indonesia Surati BPJS Kesehatan Bogor Terkait Pemeriksaan Rahasia
BAZZAR BESAR!!! HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/ Diponegoro ke-76 di Gedung Pamungkas Yogyakarta
Polres Purworejo Ungkap Peredaran Sediaan Farmasi Ilegal, Amankan 640 Butir Pil
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Rapat Paripurna PAW Anggota DPRD DIY Sisa Masa Jabatan 2024–2029
Peduli Anak Penderita CTEV, Kapolda Jateng Beri Dukungan dan Semangat kepada Para Orang Tua
Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jateng Resmikan Mushola Pelita Kemala, Dorong Pendidikan Berkarakter di SMP Bhayangkari Karanganyar
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:09 WIB

GEBYAR ANNIVERSARY KE-7 KOMUNITAS RADIO RJ! SIAP-SIAP GOYANG DAN RAMAIKAN!

Senin, 21 September 2026 - 16:06 WIB

HUT Propam Polri ke-24, 24.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Jatirunggo.

Senin, 21 September 2026 - 16:02 WIB

Soroti Nasib Guru Honorer Swasta, Suara Media Indonesia Surati BPJS Kesehatan Bogor Terkait Pemeriksaan Rahasia

Senin, 21 September 2026 - 15:58 WIB

BAZZAR BESAR!!! HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/ Diponegoro ke-76 di Gedung Pamungkas Yogyakarta

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

Polres Purworejo Ungkap Peredaran Sediaan Farmasi Ilegal, Amankan 640 Butir Pil

Berita Terbaru