Dugaan Kebocoran Retribusi di TPR JJLS Baron Disorot, Selisih 50 Persen Picu Pertanyaan Publik

- Kontributor

Jumat, 10 April 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, Tribuncakranews.com – Dugaan ketidaksesuaian pungutan retribusi di kawasan TPR JJLS Baron kian memantik perhatian publik. Tidak hanya soal selisih nominal tiket, kasus ini kini mengarah pada dugaan praktik yang disebut-sebut telah berlangsung lama.

Kasus mencuat setelah seorang wisatawan menemukan selisih signifikan antara uang yang dibayarkan dengan nominal yang tercetak pada tiket masuk.

Dalam temuan yang beredar, wisatawan mengaku membayar Rp60 ribu untuk empat orang, namun tiket yang diterima hanya tercatat dua orang dengan nominal Rp30 ribu. Rabu, 8/4/2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selisih hingga 50 persen tersebut memicu pertanyaan serius terkait transparansi pengelolaan retribusi di lapangan.”

Lebih jauh, dari sejumlah informasi yang dihimpun, muncul dugaan bahwa praktik serupa bukan kali pertama terjadi. Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyebut, modus seperti ini diduga kerap terjadi, terutama pada rombongan wisatawan dalam jumlah besar.

“Untuk rombongan bus dari luar daerah, modusnya memang sudah seperti itu,” ungkap sumber tersebut.

Meski demikian, informasi ini masih bersifat dugaan dan memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, dalam keterangan resminya menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian petugas dan memastikan tidak ada unsur kesengajaan. Jum’at, 10/4/2026.

Pihak Dinas juga telah mengambil langkah dengan memutasi petugas TPR yang bertugas saat kejadian serta melakukan pembinaan internal.

Namun, munculnya dugaan praktik berulang ini menambah tekanan bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya berhenti pada sanksi administratif, tetapi juga melakukan audit menyeluruh terhadap sistem pemungutan retribusi—khususnya di titik-titik strategis dengan volume wisatawan tinggi.

Pengamat menilai, jika benar praktik tersebut telah berlangsung lama, maka persoalan ini tidak lagi sekadar kesalahan individu, melainkan mengarah pada potensi celah sistemik yang harus segera dibenahi.

Di sisi lain, publik menuntut transparansi lebih jauh: bagaimana mekanisme pengawasan berjalan, dan sejauh mana akuntabilitas petugas di lapangan dijaga.

Kasus ini pun menjadi ujian serius bagi komitmen pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata Gunungkidul.

Hingga kini, meski kejadian disebut telah diselesaikan di lokasi, sorotan publik justru semakin menguat.

Apakah ini hanya kelalaian semata… atau indikasi praktik yang telah berlangsung lama?

Red/AP

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru
Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini
DUA NAMA SATU HARAPAN, KALURAHAN NGOLORO GUNUNGKIDUL BERSIAP MEMILIH LURAH 2026
Bebas Parkir Bakal Hadir di Alfamart Banyumas, Mengikuti Jejak Keberhasilan Indomaret
Polda DIY Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Usung Tema Dampak Signifikan bagi Masyarakat
Danrem 072/Pamungkas Bekali Mahasiswa Baru UMBY Semangat Bela Negara
Lapas Kelas IIB Pati berikan Apresiasi Hasil Kerja Keras dan Semangat Berkarya Warga Binaan melalui Pemberian Premi Periode Agustus
Dugaan Pungli Lahan Perhutani Semarang, Oknum Pegawai Bungkam
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:57 WIB

Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru

Selasa, 8 September 2026 - 22:48 WIB

Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

DUA NAMA SATU HARAPAN, KALURAHAN NGOLORO GUNUNGKIDUL BERSIAP MEMILIH LURAH 2026

Selasa, 8 September 2026 - 19:20 WIB

Bebas Parkir Bakal Hadir di Alfamart Banyumas, Mengikuti Jejak Keberhasilan Indomaret

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WIB

Polda DIY Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Usung Tema Dampak Signifikan bagi Masyarakat

Berita Terbaru