Garut, Tribuncakranews. com
Akses mobilitas warga di jalur utama lintas provinsi, jalur ke wilayah Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, kembali sempat terhambat setelah bencana tanah longsor dilaporkan dari beberapa informasi terjadi untuk kesekian kalinya di titik yang sama. Hingga hari ini, petugas terkait dengan alat beratnya terus berupaya melakukan pembersihan material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan. Kamis (16/4/2026).
Longsor susulan ini terjadi dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tanah yang labil membuat tebing di sisi jalan tidak mampu lagi menahan beban air, sehingga material longsor kembali tumpah dan menutupi akses jalan sepenuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Ini sudah kali ketiga. Setiap kali hujan deras, sisa material di atas tebing turun lagi ke bawah,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Pihak dinas terkait telah menurunkan unit ekskavator untuk mempercepat proses evakuasi tanah. Jalan tersebut saat dibersihkan diberlakukan sementara sistem tutup total untuk keamanan proses pembersihan. Kendaraan terpaksa mengantri atau mencari jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.
Ditargetkan hari itu juga jalan bisa segera lancar kembali.
Himbauan bagi pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintasi zona rawan longsor di kala hujan. Mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung.
(Enjang)













