Tokoh Masyarakat Soroti Dugaan Perselingkuhan Oknum Pejabat, Desak Tindakan Tegas

- Kontributor

Selasa, 21 April 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews.com – Fenomena dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum pejabat kembali menjadi sorotan publik. Tokoh masyarakat Gus Takim angkat bicara dengan nada keras, menilai perilaku tersebut sebagai bentuk kemerosotan moral yang tidak dapat ditoleransi.

Saat ditemui di sebuah tempat berkumpul warga pada Selasa (21/4/2026), Gus Takim menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya isu perselingkuhan yang menyeret nama pejabat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).

“Kalau memang ada oknum pejabat yang melakukan perselingkuhan, itu sangat memalukan. Moral pejabat tersebut sudah sangat bejat. Mereka seharusnya menjadi suri teladan masyarakat, bukan justru memberi contoh buruk,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, dampak dari perselingkuhan tidak hanya merusak individu yang terlibat, tetapi juga menghancurkan tatanan keluarga dari kedua belah pihak. Menurutnya, perilaku tersebut mencederai nilai sosial dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

“Yang rusak bukan hanya dirinya sendiri, tapi keluarga pasti ikut hancur, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Ini persoalan serius, bukan sekadar urusan pribadi,” lanjutnya.

Lebih jauh, Gus Takim mendesak agar pihak berwenang tidak bersikap permisif terhadap dugaan pelanggaran moral yang dilakukan oleh pejabat publik. Ia meminta adanya tindakan tegas, termasuk pencopotan jabatan bagi oknum yang terbukti berselingkuh.

“Kalau ada yang terbukti, tidak usah banyak pertimbangan, langsung dilengserkan saja. Ganti dengan pejabat yang masih bersih dan benar-benar bisa menjadi panutan masyarakat. Untuk apa kita membela perilaku seperti itu?” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perselingkuhan merupakan perbuatan yang tidak hanya melanggar norma sosial, tetapi juga nilai-nilai agama yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak terkait untuk menjaga marwah institusi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat” Tuturnya

Surjono

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru
Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini
DUA NAMA SATU HARAPAN, KALURAHAN NGOLORO GUNUNGKIDUL BERSIAP MEMILIH LURAH 2026
Bebas Parkir Bakal Hadir di Alfamart Banyumas, Mengikuti Jejak Keberhasilan Indomaret
Polda DIY Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Usung Tema Dampak Signifikan bagi Masyarakat
Danrem 072/Pamungkas Bekali Mahasiswa Baru UMBY Semangat Bela Negara
Lapas Kelas IIB Pati berikan Apresiasi Hasil Kerja Keras dan Semangat Berkarya Warga Binaan melalui Pemberian Premi Periode Agustus
Dugaan Pungli Lahan Perhutani Semarang, Oknum Pegawai Bungkam
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:57 WIB

Pemohonan Rj Sudah Diajukan, Pelapor Dan Terlapor Telah Berdamai, Namun Tersangka Masih Ditahan Polresta Pekanbaru

Selasa, 8 September 2026 - 22:48 WIB

Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Siap Dilantik Sabtu Ini

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

DUA NAMA SATU HARAPAN, KALURAHAN NGOLORO GUNUNGKIDUL BERSIAP MEMILIH LURAH 2026

Selasa, 8 September 2026 - 19:20 WIB

Bebas Parkir Bakal Hadir di Alfamart Banyumas, Mengikuti Jejak Keberhasilan Indomaret

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WIB

Polda DIY Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Usung Tema Dampak Signifikan bagi Masyarakat

Berita Terbaru