Perjalanan Berujung Duka, Penumpang Bus Asal Lampung Meninggal di Boyolali

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI Tribuncakranews. com – Perjalanan jauh seorang penumpang bus asal Lampung berakhir duka setelah ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Solo–Semarang KM 32, tepatnya di Dukuh Nyamplung Kidul, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Kamis (23/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama H. Kusrin (86), yang sebelumnya menumpang bus jurusan Lampung–Malang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat korban turun dari bus di wilayah Ampel.

Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho, SH, MH menjelaskan bahwa korban diduga turun karena kebablasan dari tujuan semula di wilayah Klero, Kabupaten Semarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban turun dari bus, kemudian berjalan ke samping rumah warga yang diduga hendak buang air kecil. Tidak lama kemudian ditemukan sudah dalam kondisi terjatuh dan tidak bergerak,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat terlihat berjalan menjauh dari bus menuju area samping rumah warga. Namun tak berselang lama, warga menemukan korban sudah dalam kondisi terjatuh dengan posisi miring dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Petugas Polsek Ampel yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Ampel, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan.

Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma dan jantung.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Keluarga juga menyampaikan korban memiliki riwayat sakit,” imbuh petugas.

Polsek Ampel telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, hingga koordinasi dengan tim medis dan Inafis Polres Boyolali.

Pihak keluarga korban juga telah menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan jenazah selanjutnya diserahkan untuk dimakamkan di kampung halaman di Lampung.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya penumpang perjalanan jarak jauh, untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan guna mencegah kejadian serupa.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru
Persiapan hadapi Kontijensi situasi, Polres Semarang Simulasi Sispamkota di Kantor Bupati.
Rentetan Pencurian Gereja di Getasan, Polres Semarang lakukan penyelidikan.
Polda Jateng Matangkan Kesiapan Unit Negosiator Hadapi Situasi Kontijensi melalui Pendekatan Humanis
Dua Motor Adu Depan di Tanjakan Songarep Wonogiri, Satu Pengendara Alami Patah Tangan
Warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) digemparkan dengan dugaan kasus hubungan terlarang
Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers
Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menhan dan Panglima TNI Tinjau Latihan Operasi Laut Gabungan 2026
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

Kamis, 23 April 2026 - 20:19 WIB

Persiapan hadapi Kontijensi situasi, Polres Semarang Simulasi Sispamkota di Kantor Bupati.

Kamis, 23 April 2026 - 20:16 WIB

Rentetan Pencurian Gereja di Getasan, Polres Semarang lakukan penyelidikan.

Kamis, 23 April 2026 - 20:13 WIB

Polda Jateng Matangkan Kesiapan Unit Negosiator Hadapi Situasi Kontijensi melalui Pendekatan Humanis

Kamis, 23 April 2026 - 20:10 WIB

Dua Motor Adu Depan di Tanjakan Songarep Wonogiri, Satu Pengendara Alami Patah Tangan

Berita Terbaru