Purworejo, Tribuncakranews.com — TK Tunas Rimba Purworejo Kedu Selatan yang beralamat di Desa Sindurjan, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 bertajuk “Menyongsong Masa Depan Gemilang” dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, Kamis (7/5/2026).
Kepala TK Tunas Rimba, Woro Astuty S.Pd mengatakan, peringatan ulang tahun sekolah tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah yang telah berdiri sejak 6 April 1968.
“Alhamdulillah TK Tunas Rimba sudah berdiri sejak tahun 1968 dan termasuk salah satu TK yang usianya sudah cukup tua di Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perayaan HUT ke-58 ini, pihak sekolah mengadakan sejumlah lomba dan kegiatan, di antaranya lomba mewarnai, cooking class untuk anak-anak, cerdas cermat matematika bagi wali murid, lomba miniatur truk hingga market day yang melibatkan berbagai lembaga pendidikan sekitar.
Kegiatan tersebut turut dimeriahkan oleh PAUD Ananda, SD Tirtodranan, calon siswa baru TK Tunas Rimba, serta dukungan dari KPH Kedu Selatan dan masyarakat sekitar.
Saat ini TK Tunas Rimba memiliki sekitar 70 siswa dengan lima guru dan satu tenaga kebersihan. Karena keterbatasan ruang kelas, sekolah menerapkan sistem shift pagi dan siang agar proses pembelajaran tetap optimal.
“Dengan rombongan belajar yang kecil, guru-guru bisa lebih fokus mendampingi anak-anak sehingga karakter dan perkembangan mereka lebih maksimal,” jelasnya.
Woro mengungkapkan, dirinya mulai memimpin TK Tunas Rimba sejak tahun 2019 melanjutkan kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya, Kus Heryanti, yang telah mengabdi selama 31 tahun.
Ia juga berhasil lolos sebagai Kepala Sekolah Penggerak pada tahun 2022 setelah melalui berbagai tahapan seleksi tingkat kabupaten. Dari sekitar 350 peserta, dirinya menjadi satu dari lima kepala sekolah penggerak di Kabupaten Purworejo.
“Waktu saya mengikuti seleksi kepala sekolah penggerak, jumlah murid hanya 27 anak. Alhamdulillah sekarang meningkat menjadi 70 siswa,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kekompakan guru serta dukungan wali murid dan yayasan. TK Tunas Rimba juga dikenal aktif meraih prestasi, khususnya di bidang drumband dan marching band.
“Alhamdulillah tahun 2023 dan 2024 kami menjadi juara umum marching band kategori mandiri,” katanya.
Selain menanamkan kemampuan akademik dasar, TK Tunas Rimba juga menekankan pendidikan karakter dan nilai religius kepada siswa. Setiap pagi, anak-anak dibiasakan membaca Iqro, menghafal hadis, surat pendek, doa harian, hingga belajar disiplin dan tanggung jawab.
Sekolah juga memiliki program unggulan penanaman 1.000 pohon setiap tahun sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak memiliki karakter baik, cinta lingkungan, disiplin, mandiri dan nantinya bisa berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa,” tambah Woro.
Untuk mendukung kegiatan belajar, sekolah juga terus melakukan peningkatan fasilitas secara bertahap, termasuk pengadaan alat marching band senilai Rp40 juta yang mendapat dukungan dari Perhutani.
Meski hanya memiliki tiga ruang kelas dengan luas lahan sekitar 525 meter persegi, pihak sekolah tetap berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa.
“Dinas Pendidikan juga sangat mendukung perkembangan TK Tunas Rimba, baik dalam pembinaan maupun bantuan anggaran,” pungkasnya.
Di sisi lain, salah satu wali murid kelas B2 TK Tunas Rimba, Wafirotul Laela (28), mengaku antusias mengikuti rangkaian kegiatan HUT sekolah tersebut.
“Hari ini kami memperingati ulang tahun TK Tunas Rimba yang ke-58. Di sini ada market day dari kelas A sampai kelas B, ibu-ibu membuat makanan untuk dijual di halaman sekolah. Pembelinya juga dari lingkungan sekitar dan teman-teman yang kami undang supaya acara semakin meriah,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai lomba yang digelar membuat suasana semakin semarak, mulai dari lomba miniatur truk mini hingga cerdas cermat bagi wali murid.
“Tadi ada tiga kelompok dari kelas A, B1 dan B2. Alhamdulillah yang menang kelas B2. Sangat seru dan menantang, ibu-ibu juga antusias sekali,” ujarnya.
Sementara itu, anak-anak mengikuti cooking class dan lomba mewarnai di dalam kelas.
Wafirotul mengaku memilih menyekolahkan anaknya di TK Tunas Rimba karena memiliki prestasi yang baik serta program unggulan pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.
“Menurut saya bagus untuk ditanamkan kepada anak sejak dini. Tempatnya strategis, guru-gurunya juga ramah dan mampu membangun karakter anak-anak agar ke depannya lebih baik,” katanya.
Ia berharap ke depan fasilitas sekolah bisa semakin berkembang, termasuk perluasan area sekolah, penambahan tempat bermain, serta ekstrakurikuler baru untuk mendukung prestasi siswa.
“Mudah-mudahan nanti tempat sekolah bisa diperluas lagi, tempat bermain ditambah dan ada ekstrakurikuler baru supaya prestasi TK Tunas Rimba semakin meningkat,” pungkasnya. ( Surjono )













