Sragen-Jateng, Tribuncakranews.com – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus diperkuat jajaran Polres Sragen melalui aksi nyata di lapangan. Pada Selasa (19/5/2026), sejumlah Polsek jajaran secara serentak melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung milik warga di berbagai wilayah Kabupaten Sragen sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program ketahanan pangan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah hukum Polsek Sambirejo, Polsek Plupuh, Polsek Sambungmacan, serta Polsek Sumberlawang dengan sasaran lahan pertanian jagung milik masyarakat yang menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Di Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Bhabinkamtibmas Aiptu Yoga melakukan pengecekan lahan baku sawah seluas 1.200 meter persegi milik Suwarmin. Tanaman jagung berusia 23 hari tersebut tumbuh sehat dengan tinggi rata-rata mencapai 30 sentimeter, tanpa serangan hama maupun penyakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketersediaan air irigasi dan distribusi pupuk yang lancar menjadi faktor utama keberhasilan pertumbuhan tanaman, dengan estimasi panen mencapai 1,3 ton pada Juli 2026 mendatang.
Sementara itu di Dukuh Mendungan, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, personel Polsek Plupuh melaksanakan pengecekan lahan jagung milik Syahroni seluas sekitar 1.000 meter persegi. Tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 hari tampak tumbuh subur dengan tinggi mencapai 160 sentimeter.
Pengairan menggunakan sumur bor dinilai sangat membantu produktivitas lahan di tengah cuaca yang tidak menentu.
Di wilayah Kecamatan Sambungmacan, Kapolsek AKP Warseno memimpin langsung pengecekan tanaman jagung di lahan tegalan milik Suwarto di Dukuh Sumberagung, Desa Banaran. Tanaman jagung dengan tinggi rata-rata 180 sentimeter terlihat hijau dan sehat tanpa gangguan hama.
Menariknya, petani setempat menggunakan pupuk organik serta memanfaatkan sistem pengairan tadah hujan untuk menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.
Sedangkan di Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, jajaran Polsek Sumberlawang melakukan pengecekan lahan jagung seluas 1.200 meter persegi milik Parman. Tanaman berusia 80 hari tersebut menunjukkan perkembangan optimal dengan tinggi mencapai 110 sentimeter dan diperkirakan mampu menghasilkan panen sekitar 900 kilogram pada akhir Juni 2026.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengapresiasi langkah aktif seluruh Polsek jajaran yang terus hadir mendampingi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sragen.
“Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan nasional. Saya mengapresiasi seluruh jajaran Polsek yang turun langsung ke lapangan melakukan pendampingan, pengecekan, dan monitoring tanaman jagung milik masyarakat. Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan mampu memberikan semangat, rasa aman, sekaligus memastikan program swasembada pangan berjalan optimal,” tegas AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program pemerintah pusat serta perintah Kapolri dalam menyukseskan program prioritas nasional.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan sektor pertanian di Sragen terus berkembang, produktif, dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, Kabupaten Sragen diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di tengah tantangan global saat ini.
#PolresSragen,#ManagemenCitraPolri,#PoldaJateng,
#Polisi,#PolisiIndonesia,SwasembadaPangan,#AstaCita, #ketahananpangan, #Polrimendukungketahananpangan, #polisicintapetani, #Sragen,#Jateng, #NgopiCurhatPakBhabin, #DitbinmasPoldaJateng, #BhabinkamtibmasPoldaJateng, #bhabinkamtibmas, #SWASEMBADAPANGAN, #KETAHANANPANGAN, #POLDAJATENG, #POLRESSRAGEN
Penulis : Khanza Haryati
Editor : Khanza Haryati
Sumber Berita: Humas Polres Sragen













